Di tengah pandemi corona yang saat ini telah menelan lebih dari 100 ribu korban jiwa di seluruh dunia, satu-satunya audiens Paus di lapangan St. Peter di Vatikan nanti hanyalah kamera.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Paus sendiri mengakui bahwa sama seperti semua orang, ia pun berjuang menghadapi situasi yang saat ini terjadi.
"Kita harus merespons isolasi dengan semua kreatifitas kita. Kita bisa menjadi depresi dan terasing, atau kita bisa menjadi kreatif," ujar Paus dalam sebuah wawancara di beberapa koran Katolik pekan lalu.
"Mereka adalah orang suci, pendeta yang merelakan hidup mereka dengan melayani," ujarnya.
Ia juga mengundang lima perawat dan dokter untuk menemaninya pada Jumat Agung, sebagai penghormatan bagi pengorbanan mereka.
Paus Fransiskus sudah dua kali melakukan tes Covid-19 sejak akhir Februari lalu. (stu)