"Kita akan mengalahkan Virus Corona ini bersama-sama," cetusnya, dikutip dari AFP, Minggu (12/4).
"Meskipun perjuangan belum berakhir, kita sekarang membuat kemajuan dalam pertempuran nasional yang luar biasa ini," imbuhnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam sebuah video tersembunyi, Johnson, yang memakai setelan jas dan dasi yang tampak tampak usang, juga berterima kasih kepada petugas medis yang merawatnya.
"NHS (National Health Service) telah menyelamatkan hidup saya, tidak ada keraguan", ujarnya.
"Saya berharap mereka tidak akan keberatan jika saya menyebutkan secara khusus dua perawat yang berdiri di samping tempat tidur saya selama 48 jam," kata politikus berusia 55 tahun itu.
[Gambas:Video CNN]
Johnson didiagnosis positif Covid-19 pada akhir Maret. Sempat menjalani karantina mandiri, ia kemudian dirawat di NHS pada Minggu (5/4). Ia pun sempat masuk ruang perawatan intensif (ICU) saat kondisinya memburuk. Pada 9 April, ia keluar dari ruang ICU setelah kondisinya membaik dan sudah bisa berjalan.
Kantor Perdana Menteri Inggris Downing Street pun membenarkan bahwa Johnson sudah dipulangkan dari RS dan akan menjalani masa istirahat sebelum kembali bertugas.
"Atas anjuran dari tim medis, Perdana Menteri tidak akan langsung kembali bekerja. Dia menyampaikan banyak terima kasih kepada staf di St. Thomas untuk perawatan luar biasa yang diterimanya," ucap Downing Street dalam sebuah pernyataan.
Foto: CNNIndonesia/Basith Subastian |
Foto: CNNIndonesia/Basith Subastian