Dalam pidatonya, Modi mengatakan jika keputusan tersebut sangat penting dilakukan untuk mencegah penularan Covid-19.
"Sampai 3 Mei, kita semua harus tetap lockdown. Selama waktu itu, kita harus mengikuti disiplin yang sama seperti yang telah kita lakukan," ujar Modi dalam pidatonya seperti mengutip AFP.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejak memutuskan untuk lockdown, pemerintah hanya mengizinkan layanan penting untuk tetap beroperasi. Layanan tersebut termasuk air, listrik, layanan kesehatan, pemadam kebakaran, dan toko kelontong tetap buka.
Foto: CNN Indonesia/Fajrian |
Semua proyek konstruksi juga diminta untuk berhenti beroperasi selama diberlakukan lockdown.
[Gambas:Video CNN]
Modi mengakui jika keputusan tersebut memengaruhi perekonomian negara, kaum miskin menjadi pihak yang paling terkena imbas kebijakan ini. Namun ia memastikan akan memprioritaskan kesehatan warganya.
"Dari sudut ekonomi, kami telah membayar dengan harga besar. Tetapi nyawa rakyat jauh lebih berharga," kata Modi menambahkan.
"Hingga 20 April, semua distrik, lingkungan, dan negara bagian akan dimonitor secara ketat untuk melihat seberapa ketat mereka menerapkan aturan tersebut," ucapnya.
Sebelum Modi memutuskan untuk memperpanjang lockdown, beberapa negara bagian India telah lebih dulu mengumumkan hal serupa bahkan hingga 30 April mendatang. Maharashtra, negara bagian pusat penyebaran Covid-19 termasuk salah satu yang membuat keputusan tersebut.
Mengutip data yang dirilis John Hopkins University, hingga kini ada 11.487 kasus Covid-19 dengan 393 orang dinyatakan meninggal di India. (afp/evn)
Foto: CNN Indonesia/Fajrian