Menteri Luar Negeri Dominc Raab mengatakan jika ia akan melakukan pertemuan dengan para menteri terkait sebelum membuat keputusan ke publik. Raab sementara waktu menggantikan tugas Perdana Menteri Boris Johnson selama dalam proses penyembuhan setelah sempat divonis positif Covid-19.
Menteri Kesehatan Matt Hancocok merespos rencana positif tersebut dengan mengatakan jika masih terlalu dini bagi Inggris untuk menyudahi lockdown di tengah angka kematian yang mencapai lebih dari 12 ribu orang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kendati demikian, ia tidak mengatakan berapa lama aturan tersebut akan tetap diberlakukan. Jika mengacu pada hukum yang berlaku, aturan tersebut harus dievaluasi setiap 21 hari untuk menentukan langkah yang akan ditempuh selanjutnya.
Foto: CNN Indonesia/Fajrian |
Inggris sejak 23 Maret memutuskan untuk lockdown nasional selama tiga minggu. Kebijakan tersebut ditempuh setelah melihat warga Inggris yang masih nekat melakukan kegiatan di luar ruangan di tengah merebaknya penularan SARS-Cov-2.
Tepat empat hari setelah mengumumkan aturan tersebut, Johnson divonis positif terinfeksi virus corona. Kondisinya sempat memburuk pada akhir Maret hingga ia harus dipindahkan ke ruang perawatan intensif (ICU).
Diketahui kasus virus corona sudah menginfeksi 99.519 orang di Inggris. Sekitar 12.894 orang dinyatakan meninggal. (afp/evn)
Foto: CNN Indonesia/Fajrian