Untuk mengisi waktu umat Muslim setempat selama Ramadan, Masjid Raya Newcastle membuat terobosan dengan menyampaikan ceramah dan materi pengajian melalui dunia maya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Meski bangunan masjid secara formal ditutup, masjid akan terus menyediakan kelas mengaji daring untuk anak-anak, pengajian untuk umum, kajian khusus perempuan, konsultasi agama dan bekerja sama dengan lembaga amal di tengah lockdown," ujar Abdul.
Abdul menyatakan para pengurus masjid akan terus berupaya melayani jemaah selama Ramadan. Namun, dia juga menganjurkan kepada umat Islam di Newcastle untuk menjalankan ibadah di rumah.
Penasihat Kabinet untuk Perubahan Iklim dan Masyarakat, Clare Penny-Evans, memahami kesulitan yang dihadapi umat Islam di Newcastle dan seluruh Inggris yang akan menghadapi Ramadan di saat wabah corona.
"Kami menyadari Ramadan tahun ini akan berbeda, sebab tradisi berkumpul bersama saat berbuka, salat berjemaah di masjid dan memberi bantuan tidak akan terjadi untuk sementara," kata Clare.
"Selamat menjalankan ibadah puasa Ramadan, kami mendoakan supaya seluruh umat Islam menjalankan Ramadan dengan damai dan aman," ujar Clare. (ayp/ayp)