Muhyiddin mengatakan kendati penyebaran virus corona mulai melemah, namun pemerintah belum bisa mengatakan jika kondisi saat ini sudah bisa dikendalikan.
Ia mengatakan bahwa lockdown dapat diperpanjang, atau negara akan melakukan pembukaan bertahap, tergantung pada data Covid-19 dari Kementerian Kesehatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan kemungkinan memperpanjang periode lockdown, pemerintah sedang mempelajari rencana pemulihan ekonomi jangka pendek dan menengah untuk memastikan kegiatan ekonomi bisa dihidupkan kembali dengan cepat di akhir lockdown," ujarnya.
Foto: CNNIndonesia/Basith Subastian |
Perpanjangan kali ini merupakan yang ketiga kali dilakukan oleh pemerintah Malaysia sejak memutuskan lockdown pada 18 Maret lalu.
Semula kebijakan tersebut berakhir pada 31 Maret, namun diperpanjang selama dua pekan pada 1 April hingga 14 April. Kini pemerintah Malaysia kembali memperpanjang lockdown selama 14 hari hingga 12 Mei.
Polisi dan tentara dikerahkan di sejumlah ruas jalan untuk melakukan pengecekan warga yang masih keluar rumah. Hanya profesi tertentu seperti polisi, petugas medis, karyawan supermarket dan restoran yang masih dibolehkan bekerja selama lockdown.
Hingga hari ini Malaysia dilaporkan memiliki 5.603 kasus virus corona dengan total kematian sebanyak 95 korban jiwa. (evn)
Foto: CNNIndonesia/Basith Subastian