"Kita semua berisiko. Jangan meningkatkan peluang terkena (virus)," kata Duterte dalam pertemuan satuan tugas yang mengawasi upaya untuk mengendalikan wabah.
Seperti dilansir Straits Times, Jumat (24/4), selain Manila, 17 provinsi di Pulau Luzon akan tetap berada dalam kondisi lockdown. Semua kawasan di Pulau Luzon dianggap area "berisiko tinggi".
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Luzon secara efektif ditutup sejak pertengahan Maret. Semua penerbangan domestik dan perjalanan laut telah ditangguhkan, kecuali untuk keperluan pengangkutan barang-barang penting.
Sejumlah perusahaan juga menghentikan pengoperasiannya, kecuali perusahaan yang bergerak dalam penyediaan makanan dan obat-obatan, bank, telekomunikasi, dan perusahaan logistik. Duterte meminta masyarakat untuk bersabar.
"Tidak ada yang tahu berapa lama Covid-19 bertahan. Kita hanya menunggu waktu yang tepat. Jadi mohon bersabar," kata Duterte.
Rata-rata tiga dari lima pasien virus corona di Filipina adalah penduduk Manila.
Untuk bagian lain di Pulau Luzon yang kasus infeksinya terbilang kecil atau tidak ada sama sekali, pembatasan karantina telah dikurangi.
Pulau Luzon yang seukuran wilayah Korea Selatan adalah sepertiga utara Filipina dan merupakan rumah bagi setengah populasi negara itu yang berpenduduk lebih dari 100 juta orang. Manila termasuk di dalamnya.
(CNN Indonesia/Fajrian) |
Kementerian Kesehatan Filipina melaporkan 211 kasus Covid-19 baru pada hari ini, sehingga total kasus di negara tersebut menjadi 7.192 orang. Sejauh ini, 477 di antaranya meninggal dan 762 orang sembuh. (ans/ayp)
(CNN Indonesia/Fajrian)