Para dokter yang meninggal merupakan tenaga medis yang terkena paparan langsung saat menangani pasien positif covid-19. Dari data Asosiasi Dokter Italia, kematian tenaga kesehatan menyumbang angka 10 persen dari total kasus pasien meninggal akibat covid-19.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut ANAAO keputusan tersebut mengecewakan karena penambahan insentif belum mewakili pemenuhan kebutuhan tenaga medis dan warga sepenuhnya.
ANAOO menilai perjuangan para tenaga kesehatan melawan 'tsunami' pasien covid-19 selama ini belum mendapatkan apresiasi dan perhatian khusus dari pemerintah.
"Tambahan dana yang diberikan tidak cukup untuk menjamin remunerasi dari semua lembur yang dilakukan antara Februari dan Maret," kata perwakilan ANAOO.
Di Italia, terdapat sebanyak 192.994 kasus positif covid-19. Sebanyak 25.969 orang dinyatakan meninggal dunia dan 60.498 orang dinyatakan sembuh.
Tidak hanya Italia, beberapa negara yang memiliki angka kasus covid-19 yang tinggi juga memiliki angka kematian tenaga medis dengan jumlah tak sedikit. Termasuk di pusat episentrum wabah pertama kali muncul di Wuhan, China, Inggris, Spanyol, maupun Prancis.
Selain dokter, Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) juga mencatat 11 perawat meninggal dunia akibat terinfeksi virus corona. (khr/jal)