Sumber terdekat Gedung Putih mengatakan keputusan tersebut diambil setelah Trump dikabarkan kecewa di tengah kondisi politik yang tak menentu akibat pandemi corona.
Lewat akun Twitter pribadinya, Trump menulis pernyataan satir yang seakan mempertanyakan tujuan diadakannya konferensi pers perkembangan infeksi virus corona bagi media arus utama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indikasi Trump frustrasi dengan respons media dan masyarakat terhadap konferensi pers perkembangan Covid-19 telah terlihat. Salah satunya ketika gugus tugas yang kerap melakukan pertemuan sekali di akhir pekan, kini mulai jarang melakukan pertemuan yang sebelumnya hampir dilakukan setiap hari selama beberapa bulan terakhir.
Mengutip CNN, keputusan Trump itu diduga juga dilakukan setelah ia mendapat protes lantaran beberapa konferensi pers dianggap berlangsung terlalu lama hingga lebih dari dua jam.
[Gambas:Video CNN]
Sejumlah ahli yang mendampingi Trump dalam konferensi pers menganggap jika pernyataan harian tersebut menyimpang dan menjurus ke ranah politik, alih-alih menginformasikan dan menyelesaikan masalah.
Kendati gugus tugas akan mengurangi frekuensi pembahasan pandemi, panel diskusi kabarnya tengah dipertimbangkan untuk tetap menginformasikan perkembangan pandemi.
Foto: CNN Indonesia/FajrianTrik Makan Sehat Untuk Cegah Corona |
Trump dan Wakil Presiden Mike Pence kabarnya akan mengurangi pertemuan dengan media dengan agenda membahas perkembangan virus corona dan fokus pada agenda lain untuk menghidupkan kembali sektor perekonomian yang sempat mati suri.
Amerika Serikat hingga kin menjadi negara dengan kasus virus corona tertinggi di dunia yakni mencapai 980.008 dengan angka kematian mencapai 209.661 jiwa. (cnn/evn)
Foto: CNN Indonesia/Fajrian