Seperti dilansir CNN, Kamis (30/4), kegiatan tersebut diperkirakan memberi pertanda bahwa China sudah berhasil mengendalikan virus corona. Seharusnya, rapat tahunan itu rutin digelar setiap Maret.
Lihat juga:Relasi Kusut AS-China Akibat Virus Corona |
Akan tetapi, pada tahun ini kegiatan tersebut untuk pertama kalinya ditunda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintah kota Beijing juga memutuskan menurunkan status darurat penanganan virus corona dari tingkat satu ke tingkat dua, seusai Komisi Kesehatan Kota. Status tersebut mulai berlaku hari ini.
Komisi Kemungkinan Kota Beijing menyatakan meski tingkat status diturunkan, tetapi tindakan antisipasi dan pengendalian virus corona akan tetap berjalan.
Dampak penurunan status darurat itu adalah para pendatang dari luar Beijing kini tidak perlu lagi dikarantina selama dua pekan. Demikian juga dengan orang-orang yang menginap di hotel tidak lagi diwajibkan untuk menjalani pemeriksaan darah.
Meski begitu, pemerintah setempat tetap mewajibkan para pendatang asing untuk dikarantina selama dua pekan.
Selama 13 hari berturut-turut belum ada lagi kasus virus corona yang dilaporkan terjadi di Beijing. (ayp/ayp)