Kementerian Pertahanan Kanada dalam pernyataannya mengatakan misi penyelamatan dan pencarian yang dilakukan sejak Rabu (29/4) secara resmi telah diubah menjadi upaya pemulihan.
"Lima anggota yang berada dalam pesawat yang hilang sekarang secara resmi dianggap hilang dan diduga tewas," tulis pernyataan tersebut seperti dilansir AFP.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Helikopter Kanada yang memuat enam awak dilaporkan hilang kontak pada Rabu (29/4). Helikopter tersebut hendak kembali ke kapal induk HMCS Fredericton dalam misi latihan gabungan NATO.
Kemarin, helikopter Angkatan Laut Kanada dalam misi NATO yang membawa enam anggota Angkatan Bersenjata jatuh di Laut Ionia, lepas pantai Yunani," ujar Perdana Menteri Justin Trudeau saat konferensi pers di Ottawa, Kamis (31/4).
Menteri Pertahanan Kanada Harjit Sajjan mengatakan sejauh ini belum diketahui penyebab kecelakaan. Namun suar otomatis yang ditempatkan di perairan terdekat ditemukan di perairan tak lama setelah helikopter hilang kontak.
Hasil investigasi bersama yang dilakukan Yunani, Italia, Turki, dan Amerika Serikat melaporkan helikopter tersebut melintasi perairan internasional sejauh 93 kilometer dari Kefalonia. Di waktu yang bersamaan, kapal perang Italia, Yunani, dan Turki juga ikut ambil bagian dalam latihan bersama dengan Kanada. (afp/evn)