Dilansir dari rilis resmi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Colombo, ini merupakan gelombang kedua repatriasi mandiri WNI dari dua negara Asia Selatan tersebut. Pemulangan WNI itu atas biaya mandiri dengan menumpang pesawat Garuda Indonesia bernomor GA9830 pada Jumat (1/5) dan mendarat di Jakarta Sabtu (2/5) pagi pukul 06.40 WIB.
Lihat juga:Ketika Kim Jong-un Mengecoh Dunia |
"Repatriasi mandiri gelombang kedua ini menggunakan rute yang sama seperti gelombang pertama. Pesawat mendarat pertama di Colombo untuk membawa 26 WNI dari Sri Lanka. Pesawat melanjutkan penerbangan ke Male untuk mengangkut 321 WNI dari Maladewa," demikian keterangan dari KBRI di Colombo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Repatriasi gelombang kedua WNI di Sri Lanka dan Maladewa. (Dok.KBRI Colombo) |
Kebanyakan TKI yang pulang merupakan para pekerja di sektor pariwisata di Sri Lanka dan Maladewa. Mereka bekerja di resor-resor mewah hingga hotel-hotel di sana. Sedangkan sebagian kecil bekerja di sektor retail, industri manufaktur, dan olahraga.
Setelah repatriasi gelombang kedua ini, KBRI Colombo memperkirakan masih ada kemungkinan pemulangan lagi karena industri pariwisata yang menjadi andalan Maladewa masih memerlukan proses pemulihan akibat wabah Covid-19.
Berbeda dengan di Sri Lanka dan Maladewa, para WNI di Bangladesh belum bisa pulang ke tanah air karena kebijakan lockdown di negara itu. (bac/ayp)
Repatriasi gelombang kedua WNI di Sri Lanka dan Maladewa. (Dok.KBRI Colombo)