Pemerintah pusat telah memberi arahan aturan pembukaan karantina dan membuat daftar aktivitas yang boleh dilakukan. Namun, sejumlah daerah juga membuat aturan mereka sendiri. Hal ini membuat warga dihinggapi ketidakpastian.
"Saya berharap koran pagi ini akan menjelaskan semuanya. Saya ingin mengajak ibu saya yang sudah tua ke pantai, bolehkah?" tanya seorang petugas kebersihan Pietro Garlanti (53) saat ia mengantre di salah satu kios di Roma.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Warga boleh bepergian dengan bebas namun hanya bisa dilakukan di wilayah (provinsi) mereka, kecuali dalam keadaan darurat atau alasan kesehatan.
- Mereka boleh mengunjungi sanak saudara,
- Mengunjungi taman kota yang baru dibuka dengan anak-anak,
- Bersepeda atau berlari dengan jarak yang lebih jauh dari rumah,
- Namun, semua kegiatan itu tidak boleh dilakukan secara berkelompok. Kegiatan seperti makan siang keluarga besar dilarang.
Sebab, banyak warga Italia yang mempertanyakan maksud kerabat dalam aturan tersebut. Mereka menganggap kerabat sebagai pihak keluarga yang memiliki hubungan darah.
Sebanyak 20 wilayah di Italia menetapkan aturan mereka sendiri terhadap pengangkatan lockdown ini. Dua wilayah, Veneto dan Calabria telah lebih dulu mengangkat lockdown. Bar dan restoran dengan meja di ruang terbuka kembali beroperasi di wilayah itu pekan lalu.
Sementara Liguria berpikir untuk membebaskan warga berlayar dalam grup kecil dan kembali membuka pantai-pantai mereka.
Pemerintah Italia berharap pelonggaran lockdown ini akan mengembalikan ekonomi negara itu. Italia menjadi negara dengan penerapan lockdown terlama di dunia.
Saat ini kasus kematian akibat Covid-19 di Italia mencapai 174 kematian baru. Ini adalah angka kematian terkecil sejak perintah karantina dikeluarkan 10 Maret lalu.
Namun, pemerintah mengingatkan kemungkinan pemberlakuan karantina lokal jika muncul peningkatan kasus positif Covid-19 lagi.
Jumlah penambahan kasus Covid-19 terlihat menurun selama beberapa hari terakhir. Pada Minggu (3/5), terdapat 1.389 kasus positif baru, menurun dari hari sebelumnya sejumlah 1.900. Jumlah kematian pada Minggu tercatat sebanyak 174 orang, terendah sejak dua bulan lalu. Hingga saat ini, terdapat 28.884 kematian akibat corona di Italia.
(eks)