Dubes Indonesia untuk Rusia, M Wahid Supriyadi mengatakan sebagian mahasiswa pulang karena telah merampungkan studi. Sementara lainnya akan melakukan kegiatan kuliah secara daring dari Indonesia.
"Mahasiswa yang pulang berasal dari St. Petersburg, Rostov, Arkhangels, dan Tambov. KBRI Moskow membatu kepulangan para WNI bekerja sama dengan pemerintah Rusia dan Rossiya Airlines," ujar Wahid dalam keterangan resmi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Jalan Italia Akhiri Lockdown Virus Corona |
Nantinya, penerbangan Rossiya Airlines akan kembali dari Denpasar untuk merepatriasi warga Rusia di Bali pada 4 Mei menuju St Petersburg dan Moskow.
Foto: CNN Indonesia/Timothy LoenInfografis Kamus Istilah Penyakit terkait Virus Corona |
Kepulangan 16 WNI kali ini merupakan rombongan kedua setelah kepulangan dua mahasiswa dan dua terapis spa pada 16 April lalu.
Sejak 27 Maret lalu, Rusia elah menangguhkan sementara penerbangan internasional, kecuail penerbangan khusus seperti repatriasi warga Rusia dari luar negeri.
Mengutip laporan Worldometers, saat ini Rusia memiliki 145.268 kasus Covid-19 dengan 18.095 pasien sembuh dan 1.356 meninggal dunia.
"Ada lima orang, semuanya mahasiswa. Seakrang dalam perawatan rumah sakit khusus di Moskow. Kondisinya stabil dan keluarga sudah diberi tahu," ujar Wahid.
Bertambahnya WNI di luar negeri yang positif corona menjadikan saat ini total ada 681 orang, 246 dinyatakan sembuh dan 34 meninggal. Saat ini ada 401 WNI di luar negeri yang masih melakukan perawatan Covid-19. (evn)
Foto: CNN Indonesia/Timothy Loen