Mengutip AFP, Peringatan di masing-masing negara memang tidak meriah dan tidak melibatkan banyak orang. Namun, para pemimpin negara tetap ingin peringatan itu menjadi momentum di tengah pandemi virus corona.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan bahwa negaranya telah menghadapi kesulitan yang luar biasa akibat virus tersebut. Akan tetapi, berkaca dari perjuangan di masa silam, dia yakin berhasil melewatinya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bagi kami orang Jerman, 'tidak pernah lagi' berarti 'tidak pernah lagi sendirian'," kata Frank.
Kami menginginkan lebih banyak, tidak sedikit kerja sama di dunia, juga dalam perang melawan pandemi," tambahnya.
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson juga memperintati 75 tahun Perang Dunia II berakhir di Eropa. Dia mengingatkan bahwa saat ini ada rintangan baru yang harus dilawan.
"Pada peringatan ini, kami terlibat dalam perjuangan baru melawan virus corona dan menuntut semangat yang sama seperti yang anda tunjukkan 75 tahun lalu," kata Boris yang ditujukan kepada warga negara Inggris.
Presiden Rusia Vladimir Putin, masih dalam peringatan yang sama, mendoakan kepada warga negaranya untuk selalu damai dan sejahtera di tengah pandemi virus corona.
"Kita semua berjuang melawan epidemi ini," kata Putin dalam pesan yang ditayangkan di TV Austria.