Selain itu, seluruh siswa diharuskan menggunakan cairan pencuci tangan (hand sanitizer) dan tidak saling bersentuhan dengan teman selama di sekolah.
Tak hanya memperketat protokol kesehatan, pihak sekolah juga memangkas waktu belajar menjadi setengah hari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Orang tua, termasuk saya, percaya dengan rencana pemerintah, seperti halnya sekolah yang mengambil langkah-langkah optimal sehingga anak-anak aman ketika belajar dan orang tua tenang saat pergi bekerja," ujar Ngoc seperti dilansir Channel News Asia.
Foto: CNN Indonesia/FajrianInsert Artikel - Waspada Virus Corona |
Sepekan sebelumnya terhitung mulai Senin (4/5) lalu, pemerintah Vietnam juga mulai membuka sebagian sekolah tingkat menengah dan sebagian universitas. Sekitar 22 juta siswa sekolah menengah dan mahasiswa mulai pekan lalu telah kembali belajar.
Mengutip Strait Times, keputusan untuk membuka kembali sekolah dilakukan setelah Vietnam melonggarkan lockdown pada akhir April lalu.
Pembukaan kembali sekolah merupakan langkah terbaru Vietnam setelah laporan kasus virus corona mencapai 288 dengan tidak ada korban jiwa dan 249 pasien dinyatakan sembuh.
Kendati sekolah sudah mulai kembali dibuka, pemerintah Vietnam memastikan penerbangan internasional, karaoke, dan kelab malam masih ditutup.
"Risiko Covid-19 di Vietnam saat ini rendah dan itu merupakan hal baik. Tapi kita harus tetap waspada," ujar Perdana Menteri Nguyen Xuan Phuc. (evn)
Foto: CNN Indonesia/Fajrian