Lahir di AS pada 1907, Branyas terinfeksi virus corona saat berada di panti Santa Maria del Tura pada April lalu. Di panti yang sama, beberapa rekannya meninggal karena wabah tersebut. Ia pun harus melawan virus itu seorang diri di ruang isolasi.
"Dia berhasil selamat dari penyakit itu dan dalam kondisi baik," ujar juru bicara panti, seperti dilansir dari AFP, Selasa (12/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, Branyas diyakini sebagai orang tertua di Spanyol. Ia mengaku beruntung dapat menjalani hidup yang sehat saat ditanyakan oleh petugas panti tentang rahasia panjang umurnya.
Spanyol merupakan negara dengan kasus positif corona terbanyak kedua di dunia. Warga lansia menjadi kelompok rentan mengingat banyak kasus berasal dari pasien yang tinggal di panti jompo.
Berdasarkan data Worldometer, per Selasa (12/5), terdapat 269.520 kasus positif di Spanyol di mana 26.920 pasien meninggal dunia dan 180.470 pasien sembuh.
(afp/sfr)