Sekitar 200 ribu orang yang menghuni rumah semi permanen di daerah tepi pantai tersapu badai Vongfong.
Badai Vongfong berupa hujan deras disertai angin kencang merupakan yang pertama terjadi di Filipina di tahun ini. Badan Cuaca memperingatkan potensi kenaikan permukaan air laut yang terjadi sebagai imbas dari badai.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Badai Vongfong terakhir kali terlihat sekitar 230 kilometer dari Provinsi Samar Utara dengan kecepatan angin hingga 150 km per jam dan hembusan hingga 185 km/ jam.
Foto: CNN Indonesia/FajrianInsert Artikel - Waspada Virus Corona |
Walikota Jipapad, Benjamin Ver mengaku menghadapi dilema menangani para pengungsi di tengah aturan untuk menghindarkan warga dari kerumunan. Ver memastikan telah memiliki pasokan masker yang memadai untuk digunakan oleh warga di tengah pandemi corona.
"Ini sangat rumit," ujar Ver merujuk pada upaya evakuasi ribuan warga sambil menghindari kepadatan di pusat penampungan korban bencana.
Secara geografis Jipapad merupakan salah satu kota di Provinsi Samar Timur yang rentan terhadap bencana banjir dan tanah longsor yang dikelilingi pegunungan dan diapit oleh dua sungai. (ap/evn)
Foto: CNN Indonesia/Fajrian