Brasil kali ini melampaui Inggris, Spanyol, dan Italia dalam tempo tiga hari terakhir. Sementara angka kematian akibat Covid-19 di Brasil kini mencapai 16.792 jiwa, terbanyak keenam di dunia.
Negeri Samba berada di urutan ketiga kasus corona tertinggi setelah Amerika Serikat dengan 1.508.291 kasus dan Rusia sebanyak 290.678 kasus.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Trump Mengaku Rutin Minum Hydroxychloroquine |
Di kawasan Amerika Selatan, angka infeksi corona di Brasil berada di urutan pertama jauh melampaui Peru, Chile, dan Ekuador. Secara keseluruhan ada 461.372 kasus corona di Amerika Selatan.
Mengutip AFP, sejumlah ahli memperkirakan total kasus corona di Brasil 15 kali lebih tinggi atau lebih dari angka yang dirilis ke publik.
Foto: CNN Indonesia/FajrianInsert Artikel - Waspada Virus Corona |
Meningkatnya kasus corona di Brasil tak terlepas dari upaya Presiden Jair Bolsonaro yang dianggap tidak serius menangani penyebaran virus SARS-nCov-2 tersebut.
Bolsonaro sejauh ini kerap menganggap virus corona tak ubahnya flu biasa. Ia juga mengkritik kebijakan pemerintah negara bagian yang menetapkan lockdown dan larangan bagi warga keluar rumah untuk menekan penularan virus corona.
Bolsonaro juga berselisih paham dengan menteri kesehatan terkait kebijakan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Tak terima dengan kebijakan menterinya, ia kemudian memecat dan memilih menteri kesehatan pengganti.
Hanya saja, dalam waktu kurang dari sebulan menteri kesehatan baru yang ditunjuk Bolsonaro memilih untuk mengundurkan diri tanpa alasan yang jelas. (afp/evn)
Foto: CNN Indonesia/Fajrian