Menteri Kesehatan Singapura Gan Kim Yong menekankan pembukaan kembali aktivitas bukan berarti kehidupan kembali seperti sebelum Covid-19. Gan memperingatkan potensi peningkatan kasus baru corona apabila aktivitas warga telah dibuka kembali.
Mengutip Strait Times, pada fase pertama pemerintah menyebut pembukaan kembali yang aman dengan mengizinkan sejumlah sektor kehidupan dan bisnis kembali dibuka. Sektor bisnis yang memiliki risiko rendah mentransmisi virus boleh dibuka kembali.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tempat ibadah akan tetap ditutup untuk digunakan secara massal hingga 1 Juni, kecuali untuk digunakan personal.
Selain itu, pertemuan sosial akan tetap dilarang. Pemerintah Singapura memberi pengecualian izin bagi orang yang hendak mengunjungi orang tua, hanya menerima satu kunjungan per hari dengan maksimal dua pengunjung dari satu rumah yang sama.
Foto: CNN Indonesia/FajrianInsert Artikel - Waspada Virus Corona |
Fase pertama pelonggaran diperkirakan akan berlangsung selama beberapa pekan sebelum beralih ke fase berikutnya. Peningkatan fase pelonggaran akan dilakukan apabila penularan virus tetap rendah.
[Gambas:Video CNN]
Fase kedua yang disebut 'transmisi aman' mengizinkan orang untuk melakukan kegiatan sosial dan lebih banyak sektor bisnis yang kembali dibuka, termasuk tempat perguruan tinggi dan pusat kebugaran. Pembukaan fase kedua nantinya tetap harus menerapkan aturan jaga jarak aman.
Pada fase kedua, pertemuan skala kecil dan pengujung restoran dibolehkan untuk makan di tempat. Ada beberapa langkah pada peningkatan fase kedua yang berlaku selama beberapa bulan tergantung pada situasi terkini.
Menteri Pembangunan Nasional Lawrence Wong mengatakan khusus untuk pengguna transportasi umum yang sulit untuk menjaga jarak, penumpang diharuskan mengenakan masker dan tidak berbicara.
"Kita harus melakukan ini (tiga tahap) dengan hati-hati dan terukur karena kita tidak ingin mengambil risiko penyebaran virus. Yang terpenting, kita tidak ingin mengorbankan usaha yang selam ini telah dilakukan untuk mengendalikan pandemi," ujar Lawrence.
Data statistik Worldometers mencatat hingga saat ini Singapura memiliki 28.794 kasus corona. Sekitar 10.365 pasien dinyatakan sembuh dan hanya ada 22 kematian. (evn/evn)
Foto: CNN Indonesia/Fajrian