Kecaman itu disampaikan Trump melalui kicauan Twitter-nya pada Rabu (20/5) pagi waktu setempat. Dalam kicauannya, Trump menyebut istilah 'wacko in China' yang menjadi retorika terbaru dari Gedung Putih untuk China.
"Itu adalah ketidakmampuan China. Tidak ada yang lain yang melakukan 'pembunuhan massal' di seluruh dunia ini," ujar Trump dalam cuitannya, melansir AFP.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mulanya, Trump tak begitu mengindahkan ancaman Covid-19. Dia justru mengatakan bahwa pihaknya yakin China akan berhasil menangani wabah tersebut. Tapi selang beberapa bulan kemudian, Trump menyalahkan China karena dinilai telah membiarkan virus SARS-CoV-2 menyebar.
Gedung Putih juga beberapa kali telah mengatakan bahwa virus tersebut berasal dari laboratorium China yang secara tidak sengaja muncul ke permukaan. Klaim itu dikeluarkan Gedung Putih tanpa ada bukti yang mendukung.
Tak hanya itu, Zhao juga mengatakan bahwa AS telah banyak melontarkan kebohongan dan desas-desus yang tak pasti. "AS sepertinya lupa bahwa sebelumnya, para pemimpin AS memuji kemampuan China melawan epidemi," kata Zhao. (asr)