Dilansir AFP, Kementerian Kesehatan Sindh melanjutkan mayat para penumpang dan awak pesawat yang tewas seluruhnya telah ditemukan di lokasi kecelakaan yang tidak jauh dari Bandara Internasional Jinnah. Proses evakuasi yang dimulai pada Jumat (22/5) juga telah berakhir pada Sabtu dini hari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Malik menyatakan satu-satunya penumpang yang selamat adalah Presiden Bank Punjab, Zafar Masud.
Dilaporkan para penumpang adalah penduduk yang melakukan perjalanan pulang kampung (mudik) menjelang hari raya Idul Fitri.
Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia juga menyatakan tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam peristiwa ini.
"Berdasarkan passenger list, tidak terdapat penumpang WNI," tulis Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemenlu RI, Judha Nugraha, saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com, Sabtu.
Pesawat Pakistan Airlines lepas landas dari Lahore dan dijadwalkan mendarat pukul 02.30 waktu setempat di Karachi. Namun, pesawat nahas itu mengalami kecelakaan hanya beberapa saat sebelum mendarat.
Lihat juga:FOTO: Jatuhnya Pakistan Airlines di Karachi |
Menurut laporan, pilot sempat menyampaikan pesan darurat kepada petugas menara lalu-lintas udara dan tidak lama kemudian hilang dari pantauan radar. Diduga terjadi kerusakan mesin ketika hendak mendarat. (jal/vws)