Pernyataan Duterte ini disampaikan di tengah rencana pembukaan kembali sekolah-sekolah yang diagendakan pada akhir Agustus mendatang. Sistem belajar di tingkat sekolah dasar dan menengah di Filipina dihentikan untuk mencegah penularan virus corona sejak Maret lalu.
Dalam pidatonya Senin (25/5), Duterte mengatakan risiko terlalu besar jika aktivitas belajar di sekolah, kendati harus mengorbankan akademik siswa yang akan kembali normal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejauh ini para peneliti global tengah berupaya mengembangkan vaksin corona dengan cepat. Kendati belum dapat dipastikan kapan vaksin yang potensial terbukti efektif dan bisa didistribusikan dalam skala besar.
Foto: CNN Indonesia/FajrianInsert Artikel - Waspada Virus Corona |
Di Filipina, sekolah umum biasanya berjalan dari Juni hingga April. Namun pihak berwenang menunda aktivitas belajar di kelas seiring dengan meningkatnya kasus Covid-19 dan pemberlakukan lockdown ketat yang membuat sebagian besar aktivitas terhenti.
Di tengah upaya pelonggaran lockdown, kementerian pendidikan mengumumkan langkah belajar jarak jauh termasuk kelas daring untuk tahun ajaran mendatang.
Data statistik Worldometers mencatat saat ini Filipina memiliki 14.669 kasus dengan 886 korban jiwa dan 3.412 pasien dinyatakan sembuh. (ans/evn)
Foto: CNN Indonesia/Fajrian