Pelaksana juru bicara Kemlu RI, Teuku Faizasyah, ratusan juta dolar bantuan itu berasal dari 113 pemerintah dan lembaga internasional.
"Hingga Selasa (26/5), tercatat 113 dukungan internasional yang terdiri dari 11 pemerintah (negara), 12 organisasi internasional dan 90 entitas non-pemerintah dengan total nilai hampir mencapai US$100 juta," kata Faizasyah dalam jumpa pers virtual Kemlu RI pada Rabu (27/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Faizasyah menuturkan Kanada telah menyumbangkan bantuan sebesar 850 ribu dolar AS bagi Indonesia yang disalurkan melalui Palang Merah Internasional (ICRC) dan UNICEF.
Foto: CNN Indonesia/FajrianInsert Artikel - Waspada Virus Corona |
"Dalam pembicaraan Menlu RI dan Menlu Kanada pada 20 Mei lalu juga disinggung mengenai usulan perjanjian produksi bersama khususnya ventilator antara PT INKA Indonesia dengan pihak Kanada," kata Faizasyah.
Sebagian besar bantuan internasional tidak diserahkan dalam bentuk uang, melainkan lewat obat-obatan, alat pelindung diri (APD) seperti masker, hand sanitizer, disinfektan, ventilator, dan sebagainya.
Meski begitu, ia belum mau menjelaskan daftar negara yang akan diberikan bantuan oleh pemerintah Indonesia. Dalam kesempatan tersebut ia juga belum mengumumkan berapa nominal bantuan yang akan disalurkan Indonesia ke negara-negara tersebut.
"Dalam konteks Indo membantu negara lain, kita sudah melakukan pembahasan pemberian hibah kemanusiaan terkait penangnan Covid-19 bagi beberapa negara sahabat. Saya belum mau menyebutkan negara-negaranya, nanti pada saatnya akan dikomunikasikan secara terbuka," ujar Faizasyah. (rds/evn)
Foto: CNN Indonesia/Fajrian