Dikutip dari CNN, pengacara keluarga Floyd Benjamin Crump mengungkap pertemuan tersebut dalam akun resmi Twitternya.
[Gambas:Twitter]
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia mendengarkan, mendengar rasa sakit mereka, dan berbagi dalam kesengsaraan mereka," tambah Crump.
Floyd awalnya ditangkap dengan sangkaan ringan karena diduga menggunakan uang palsu untuk belanja di sebuah toko swalayan.
Dalam video itu, polisi menjatuhkan tubuh George ke tanah sementara petugas lain menginjakkan lututnya ke leher. "Lututmu di leherku. Saya tidak bisa bernapas. Mama. Mama," kata Floyd meminta ampun. Tak lama kemudian dia diam dan dinyatakan meninggal.
Insiden tersebut langsung memicu kemarahan di seluruh negeri. Tuntutan keadilan diserukan. Usai kematian Floyd dikonfirmasi, Chauvin dipecat.
(cnn.com/age)