Inggris sebelumnya berada di urutan keempat kasus corona global. Kementerian Kesehatan India mencatat saat ini total ada 287.535 kasus corona dengan 8.498 pasien meninggal.
Rekor penambahan kasus baru bukan pertama kali terjadi. Pekan lalu pada Jumat (12/6), India melaporkan penambahan 396 pasien meninggal dalam tempo 24 jam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengutip Associated Press, Direktur Jenderal Dewan Riset Medis India, Balram Bhargava mengatakan warga yang berada di kota memiliki peluang lebih besar tertular virus corona lantaran keterbatasan ruang sehingga sulit untuk menerapkan jaga jarak.
Foto: CNN Indonesia/FajrianInsert Artikel - Waspada Virus Corona |
Kendati demikian, Bhargava mengatakan penularan di daerah pedesaan juga melonjak, terlebih saat pekerja migran meninggalkan kota saat penerapan lockdown.
India melonggarkan sejumlah pembatasan setelah menerapkan lockdown nasional sejak akhir Maret lalu.
Lonjakan penambahan kasus corona terjadi saat sebagian besar sektor bisnis termasuk pusat perbelanjaan, pabrik, dan tempat ibadah telah dibuka kembali.
Sejumlah pihak mengatakan peningkatan kasus corona terjadi lantaran kapasitas pengetesan virus yang masih terbatas.
Kementerian Kesehatan India mengatakan tengah meningkatkan kapasitas pengujian virus corona menjadi 145 ribu per hari. Hingga Rabu (10/6), India telah melakukan lebih dari 5 juta pengetesan virus. (ap/evn)
Foto: CNN Indonesia/Fajrian