"Berdasaran informasi awal kami, sekitar siang hari terjadi ledakan di dalam mesjid yang diaktifkan saat pelaksanaan Salat Jumat," ujar Juru Bicara Kementerian Dalam Negeri Afghanistan Toriq Arian seperti dilansir dari AFP, Sabtu (13/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kelompok Taliban di Afghanistan mengecam kegiatan pengeboman itu sebagai sebuah kejahatan keji dari pemberontak.
Pengeboman masjid itu sendiri terjadi sekitar sepekan setelah serangan--yang diklaim kelompok Islamic State-yang menewaskan dua orang, termasuk imam, sebuah masjid di wilayah zona hijau di kota Kabul.
Itu diawali pada Kamis (11/6) lalu di mana Presiden Afghanistan Ashraf Ghani bersumpah akan menggenapi pembebasan pejuang Taliban dari tahanan demi mendukung pembicaraan damai. Pembicaraan damai itu akan mengakhiri perang sipil yang telah berlangsung setidaknya selama 19 tahun tersebut. (afp/kid)