Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Kota Tangshan China

Agniya Khoiri, CNN Indonesia | Minggu, 12/07/2020 12:12 WIB
ilustrasi gempa Ilustrasi gempa China. (Foto: Istockphoto/ P_Wei)
Jakarta, CNN Indonesia --

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,7 melanda kota Tangshan di utara China pada Minggu (12/7) pagi, menurut Survei Geologi Amerika Serikat (USGS).

Berdasarkan laporan USGS, guncangan pada Minggu pagi ini terjadi tepat pada pukul 06.38, dengan pusat gempa di sebuah distrik perumahan pinggiran di luar pusat kota Tangshan, sekitar 200 kilometer timur Beijing.

Sementara, otoritas seismologi China menempatkan berkekuatan magnitudo 5,1 pada kedalaman 10 kilometer.


Menurut AFP, guncangan ini membangkitkan ingatan pada gempa besar yang paling mematikan pada 1976 dan menghancurkan kota tersebut.

Pada 28 Juli 1976, Tangshan, yang saat itu merupakan kota penambangan batu bara dengan penduduk satu juta orang, dilenyapkan oleh gempa berkekuatan magnitudo 7,8, dengan gempa susulan magnitudo 7,1 sekitar 15 jam kemudian.

Kala itu, China melaporkan bahwa sekitar 240 ribu orang terbunuh, dengan kemudian muncul dugaan bahwa angka itu telah diperkecil karena alasan politik.

Sejauh ini, belum ada laporan tentang kerusakan akibat gempa yang baru terjadi pada Minggu pagi dan menyebabkan sedikit guncangan hingga ke Beijing.

Kantor berita Xinhua yang dikelola pemerintah mengatakan bahwa operasional kereta penumpang yang melalui daerah gempa dihentikan sementara sambil menunggu inspeksi infrastruktur kereta api atas kerusakan yang disebabkan.

Dalam sejumlah video yang beredar di Twitter, guncangan pagi ini menyebabkan barang-barang di rak-rak toko di Tangshan berjatuhan.

"Saya masih agak takut. Bagaimanapun, ini gempa [dengan magnitudo] 5.1," kata seorang resepsionis di Hotel Tangjiashanhe kota itu kepada AFP melalui telepon.

"Saya berumur 12 tahun ketika gempa bumi Tangshan terjadi pada tahun 1976," tambahnya.

(agn/mik)

[Gambas:Video CNN]