Suga akan Pertahankan Menlu dan Menkeu Era Abe dalam Kabinet

The Mainichi, CNN Indonesia | Selasa, 15/09/2020 18:20 WIB
PM Yoshihide Suga dikabarkan akan mempertahankan sejumlah nama dalam kabinetnya, termasuk jabatan menlu dan menkeu. PM Jepang terpilih Yoshihide Suga. (Foto: AFP Photo/Toru Yamanaka)
Jakarta, CNN Indonesia --

Perdana Menteri Jepang yang baru terpilih, Yoshihide Suga dikabarkan akan tetap mempertahankan Taro Aso sebagai Menteri Keuangan dan Toshimitsu Motegi sebagai Menteri Luar Negeri saat membentuk kabinetnya pekan ini.

Tak hanya itu, seorang sumber mengatakan Menteri Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo, Seiko Hashimoto, dan Menteri Pertahanan, Prasarana, Transportasi, dan Pariwisata Kazuyoshi Akaba, disebut-sebut juga akan dipertahankan. Akaba adalah anggota Partai Komeito, koalisi junior Partai Demokrat Liberal Jepang (LDP).

Mengutip The Mainichi, Suga yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Sekretaris Kabinet selama tujuh tahun delapan bulan di bawah Abe akan menunjuk Menteri Kesehatan, Katsunobu Kato, sebagai penggantinya.


Suga memenangkan posisi sebagai perdana menteri pada Senin (14/9) untuk menggantikan Shinzo Abe yang mundur dari jabatan perdana menteri karena alasan kesehatan.

Rencananya Suga akan diangkat secara resmi sebagai perdana menteri pada Rabu (16/9).

Keputusan itu diambil setelah LDP menggelar pemungutan suara pada Senin (14/9) untuk mencari kandidat yang layak menduduki kursi Perdana Menteri.

Dilansir Associated Press, Senin (14/9), Suga berhasil mendapatkan 377 suara dalam voting. Sedangkan dua pesaingnya, Menteri Pertahanan Shigeru Ishiba dan mantan Menteri Luar Negeri sekaligus kepala kebijakan LDP, Fumio Kishida, hanya mendapatkan 157 suara jika digabungkan.

Infografis Selayang Pandang Yoshihide SugaFoto: CNNIndonesia/Basith Subastian
Infografis Selayang Pandang Yoshihide Suga

AFP melaporkan, Suga memang sejak beberapa waktu lalu berpeluang besar menduduki jabatan itu, karena mendapat dukungan mayoritas dari partai tersebut.
 
Bahkan sebelum dia secara resmi mengumumkan pencalonannya, pria berusia 71 tahun itu telah memenangkan dukungan dari faksi-faksi utama dalam LDP.

Pencalonannya dipandang sebagai stabilitas yang menjanjikan dan kelanjutan dari kebijakan Abe. LDP memutuskan hanya anggota mereka yang berada di parlemen dan tiga perwakilan dari masing-masing 47 wilayah negara itu untuk memberikan suara.

Hal tersebut dilakukan untuk menghindari pemungutan suara yang lebih luas, termasuk dari anggota pangkat dan berkas yang menurut para pejabat akan memakan waktu terlalu lama untuk dilakukan. Format itu semakin memperlebar peluang Suga melawan dua pesaingnya, Ishiba dan Kishida.

Ishiba populer di kalangan pemilih Jepang, tetapi tidak dipercaya anggota partai karena pernah mencabut dukungan dan juga menantang kepemimpinan Abe. Sementara Kishida sebelumnya dipandang sebagai penerus favorit Abe, tetapi tampaknya pamornya jatuh beberapa bulan sebelum perdana menteri memutuskan untuk mundur.

Abe, yang memecahkan rekor sebagai perdana menteri terlama di Jepang dengan lebih dari delapan tahun berkuasa selama dua periode, telah menolak untuk mendukung salah satu kandidat.

(ans/evn)

[Gambas:Video CNN]