Korban Tewas Bangunan Runtuh di Pinggir Kota Mumbai Bertambah

AFP, CNN Indonesia | Selasa, 22/09/2020 10:05 WIB
Korban tewas akibat bangunan runtuh di pinggiran kota Mumbai bertambah menjadi 15 orang. Sekitar 25 lainnya diduga masih terjebak di reruntuhan bangunan. Ilustrasi bangunan roboh. (Foto: iStockphoto/Srdjanns74)
Jakarta, CNN Indonesia --

Korban tewas akibat bangunan runtuh di Bhiwandi, pinggiran kota Mumbai, negara bagian Maharashtra, India kini mencapai 15 orang. Sekitar 25 lainnya dikhawatirkan masih terjebak di runtuhan bangunan.

Mengutip AFP, hingga saat ini Pasukan Tanggap Bencana Nasional India (NDRF) berhasil menyelamatkan 20 orang, termasuk dua anak laki-laki berusia empat dan tujuh tahun.

Juru bicara NDRF mengatakan bahwa petugas di lapangan telah mengeluarkan 15 jenazah dari reruntuhan bangunan empat lantai tersebut.


Sementara itu, Direktur Jenderal NDRF Satya Narayan Pradhan mengatakan tim spesialis dan anjing pelacak telah dikerahkan untuk menyelamatkan 20 hingga 25 orang yang diperkirakan masih terjebak.

Sekitar 40 pekerja dikerahkan untuk menyisir puing-puing reruntuhan untuk mengevakuasi korban.

Bangunan hunian yang runtuh dilaporkan seharusnya sedang dalam proses renovasi.

Menurut perwakilan pemerintah daerah setempat, Pankaj Ashiya, bangunan itu dilaporkan sudah berusia 30 tahun dan memang harus dipugar. Namun, hal itu tidak bisa dilakukan karena penerapan penguncian wilayah (lockdown) akibat virus corona.

Insiden itu dilaporkan terjadi sekitar pukul 04.00 waktu setempat.

Peristiwa bangunan runtuh di India kerap terjadi, terutama pada musim hujan antara Juni hingga September. Penyebabnya adalah curah hujan tinggi membuat bangunan yang konstruksinya tidak kokoh atau bahkan sudah tua tidak mampu menahan cuaca.

Di sisi lain, Maharashtra adalah salah satu negara bagian di India yang mencatatkan jumlah kasus infeksi Covid-19 cukup tinggi. Maka dari itu pembatasan sosial berskala besar tetap diberlakukan di sana.

(evn/evn)

[Gambas:Video CNN]