KILAS INTERNASIONAL

Jet Tempur China Tabrak Burung hingga Covid Serang Pentagon

Associated Press, CNN Indonesia | Kamis, 08/10/2020 06:29 WIB
Sejumlah peristiwa terjadi pada Rabu (7/10) yang dirangkum dalam kilas internasional. Mulai dari jet tempur China tabrak burung hingga Covid menyerang Pentagon. Ilustrasi. Jet tempur China jatuh menabrak sekawanan burung. (Foto: AFP/TAUSEEF MUSTAFA)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sejumlah peristiwa terjadi pada Rabu (7/10), mulai dari jet tempur China tabrak sekawanan burung hingga virus corona serang Pentagon. Semuanya dirangkum dalam kilas internasional.

Jet Tempur China Jatuh Tabrak Burung

Salah satu jet tempur China dikabarkan jatuh setelah mendapat serangan dari sekawanan burung. Mesin pesawat dikabarkan mendadak mati ketika tengah melakukan sesi latihan tempur.

Harian Tentara Pembebasan Rakyat China melaporkan pilot yang mengendalikan pesawat, Wang Jiandong mengatakan ia mendapat serangan burung tak lama setelah lepas landas.


Serangan tersebut mengakibatkan mesin jet mati secara tiba-tiba dan mulai kehilangan daya dorong.

ak lama, peringatan untuk mematikan mesin mulai berkedip tampilan layar berubah hitam. Setelah lima detik, daya cadangan darurat menyala dan tampilan layar kokpit sempat dipulihkan.

Tasmanian Devil Ditemukan Lagi di Alam Liar Australia

Tasmanian Devil, marsupial karnivora kembali ditemukan di Australia untuk pertama kalinya dalam 3.000 tahun terakhir.

Direktur Kelompok Konservasi Aussie Ark, Liz Gabriel memimpin upaya pelepas liaran dalam kemitraan dengan kelompok konservasi lainnya.

"Melihat para Tasmanian devil dilepaskan ke alam liar, ini adalah momen yang sangat emosional," ujar Gabriel.

Sebelas Tasmanian devil dibebaskan dari kandang mereka di suaka margasatwa Barrington Tops seluas hampir seribu hektar di negara bagian New South Wales, sekitar 190 kilometer utara Sydney.

Setelah Gedung Putih, Virus Corona Serang Pentagon

Usai Presiden Donald Trump, pejabat dan staf Gedung Putih terinfeksi virus corona, kini Covid-19 menyerang Departemen Pertahanan Amerika Serikat atau Pentagon.

Tidak lama setelah Trump kembali beraktivitas usai dirawat karena corona, Pentagon mengumumkan anggota Kepala Staf Gabungan, termasuk Jenderal Mark Milley menjalankan karantina mandiri.

Meski demikian, Pentagon memastikan hal itu tidak mengganggu operasional.

"Tidak ada perubahan pada kesiapan operasional atau kemampuan misi Angkatan Bersenjata AS," ucap Departemen Pertahanan, seperti dikutip dari AFP, Rabu (7/10).

Mereka sebelumnya telah melakukan tes dan hasilnya negatif corona. Akan tetapi mereka kembali diisolasi setelah melakukan kontak dengan wakil komandan Penjaga Pantai, Laksamana Charles Ray, yang dites positif virus corona.

(evn/evn)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK