Istri Gembong Narkoba El Chapo Ditangkap di Bandara AS

AFP, CNN Indonesia | Selasa, 23/02/2021 07:30 WIB
Istri gembong narkoba Meksiko 'El Chapo', Emma Coronel Aispuro ditangkap di Amerika Serikat atas dugaan keterlibatan perdagangan narkotika internasional Ilustrasi. Istri gembong narkoba El Chapo ditangkap di AS. (Foto: iStockphoto/Milan Markovic)
Jakarta, CNN Indonesia --

Istri gembong narkoba Meksiko Joaquin 'El Chapo' Guzman, Emma Coronel Aispuro ditangkap di Amerika Serikat atas dugaan keterlibatan perdagangan narkotika internasional pada Senin (22/2).

Departemen Kehakiman AS mengatakan Aispuro ditangkap di Bandara Internasional Dulles di Virginia utara. Ia dijadwalkan untuk menghadiri sidang di pengadilan federal di Washington pada Selasa (23/2).

Mengutip Reuters, Aispuro didakwa karena berkonspirasi mendistribusikan heroin, kokain, mariyuana, dan metamfetamin untuk diimpor secara ilegal ke Amerika Serikat.


Pengacara Aispuro belum angkat suara atas penangkapan kliennya. Tidak jelas mengapa ia, seorang yang memiliki dua kewarganegaraan AS-Meksiko berada di wilayah Washington.

Seorang pejabat Meksiko yang mengetahui rekam jejak kasus Aispuro yang meminta namanya tidak diungkap, mengatakan bahwa penangkapannya terkesan semata-mata sebagai inisiatif AS. Mengingat keberadaan Aispuro tidak diinginkan di Meksiko.

Jaksa penuntut mengatakan ia juga bersekongkol untuk membantu suaminya, El Chapo untuk kabur dari penjara Altiplano di Meksiko pada Juli 2015. Kala itu, Aispuro menggali terowongan sepanjang 1,6 kilometer dari sel El Chapo dan mulai merencanakan pelarian kedua usai ditangkap oleh pihak berwenang Meksiko pada Januari 2016.

Penangkapan Aispuro hanya berselang dua tahun setelah suaminya, El Chapo menjalani persidangan di Brooklyn karena menjual berton-ton narkoba ke AS sebagai pemimpin bisnis narkoba di negara bagian Sinaloa.

Jaksa penuntut mengatakan El Chapo mengerahkan pengaruhnya untuk membunuh dan melakukan intimidasi terhadap kartel narkoba saingannya.

Ia dijatuhi hukuman penjara seumur hidup pada Juli 2019 ditambah 30 tahun dan mendekam di penjara ADX Florence di Colorado. Hakim yang memimpin persidangan mengatakan hukuman tersebut mencerminkan tindakan sangat jahat El Chapo.

Upaya AS dan Meksiko memerangi perdagangan narkoba sempat mengalami ketegangan ketika pada Oktober lalu Departemen Kehakiman mengajukan dakwaan terhadap mantan Menteri Pertahanan Meksiko Salvador Cienfuegos.

Departemen Kehakiman secara tiba-tiba membatalkan kasus itu dan sebulan berikutnya mengizinkan Cienfuegos kembali ke Meksiko. Dua bulan kemudian ia dinyatakan bebas usai Meksiko mencabut kasusnya.

Pencabutan kasus yang membeli Cienfuegos diduga terkait upaya memperbaiki hubungan keamanan antara kedua negara.

Tomas Guevara, seorang penyelidik masalah keamanan di Autonomous University of Sinaloa mengatakan, penangkapan istri El Chapo kemungkinan memiliki motif bagian dari 'strategi tekanan' untuk mendorong kerja sama dari suaminya saat ini mendekam di penjara.

(evn/evn)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK