Rusak Mesin Boeing 747 Disebut Tak Terkait Insiden Boeing 777

AFP, CNN Indonesia | Selasa, 23/02/2021 17:26 WIB
Badan Keselamatan Penerbangan Eropa mengatakan insiden serpihan logam mesin pesawat Boeing 747 tak ada kaitannya dengan peristiwa serupa pada Boeing 777. Boeing 777 di seluruh dunia grounded setelah insiden kerusakan mesin yang dialami United Airlines. (Foto: Dok. Puspen TNI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Keselamatan Penerbangan Eropa (EASA) mengatakan insiden serpihan mesin milik pesawat Boeing 747-400 yang jatuh di Belanda tidak ada kaitannya dengan peristiwa kerusakan mesin yang dialami Boeing 777 di Denver, Amerika Serikat pada hari yang sama, Sabtu (20/2).

Menurut EASA, kendati keduanya menggunakan tipe mesin yang sama yakni Pratt & Whitney PW4000, namun varian Boeing 777 lebih spesifik.

"Varian sangat spesifik pada pesawat khusus ini. Tidak ada dalam analisis kegagalan dan akar yang menunjukkan kesamaan (antara dua insiden) pada tahap ini," ungkap pihak EASA seperti mengutip Reuters.


Saat ini pihak maskapai Longtail Aviation sebagai operator pesawat kargo Boeing 747-400 yang nahas tengah melakukan penyelidikan bersama pihak berwenang Belanda, Belgia, Bermuda, dan Inggris.

Dewan Keamanan Belanda mengatakan proses penyelidikan untuk mencari penyebab pesawat Boeing 747-400 kehilangan beberapa bagian pesawat sesaat setelah lepas landas hingga saat ini masih dilakukan.

"Penyelidikan kami masih dalam tahap awal, masih terlalu dini untuk menarik kesimpulan," kata juru bicara Dewan Keamanan Belanda, Senin (22/2).

Pesawat kargo Boeing 747-400 milik askapai Longtail Aviation mengalami kebakaran dan ledakan udara dalam sebuah penerbangan dari Belanda ke New York pada Sabtu (20/2). Di hari yang sama, pesawat Boeing 777 miliki United Airlines di Denver, Amerika Serikat juga mengalami kerusakan mesin.

Saksi mata mengaku mendengar satu hingga dua ledakan tak lama setelah pesawat lepas landas. Pilot sempat memberi tahu pengawas lalu lintas udara bahwa salah satu mesin pesawat terbakar.

Pesawat kargo dengan nomor penerbangan 5504 itu memperlihatkan serpihan bagian logam kecil mesin pesawat tercecer di atas kota Meerssen, Belanda.

Juru bicara Bandara Maastricht, Hella Hendriks mengatakan kerusakan tersebut menyebabkan seorang perempuan terluka tak lama setelah lepas landas.

"Foto-foto itu menunjukkan bahwa itu (bagian logam kecil yang tercecer) merupakan bagian dari bilah mesin, tapi itu sedang diselidiki," kata Hendriks.

"Beberapa mobil rusak dan serpihan logam menghantam beberapa rumah. Potongan logam juga ditemukan di lingkungan pemukiman warga di atap, taman, dan jalan."

Hendriks mengatakan puluhan serpihan logam berukuran sekitar 5 cm dan panjang hingga 25 cm berjatuhan. Pesawat kemudian melakukan pendaratan darurat dengan selamat di Bandara Liege, Belgia.

(evn/evn)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK