Negara Uni Eropa Lanjut Gunakan Vaksin AstraZeneca

CNN Indonesia | Jumat, 19/03/2021 02:31 WIB
Sejumlah negara seperti Italia, Jerman dan Spanyol memutuskan untuk melanjutkan penggunaan vaksin AstraZeneca usai regulator obat Uni Eropa bilang vaksin aman. Negara di Uni Eropa seperti Italia, Jerman dan Spanyol memutuskan melanjutkan penggunaan vaksin AstraZeneca usai regulator obat Uni Eropa menyatakan vaksin itu aman. Ilustrasi. (REUTERS/DADO RUVIC).
Jakarta, CNN Indonesia --

Sejumlah negara di kawasan Uni Eropa memutuskan untuk melanjutkan penggunaan vaksin AstraZeneca. Italia dan Jerman misalnya, memutuskan melanjutkan penggunaan vaksin AstraZeneca untuk masyarakat mereka mulai Jumat (19/3).

"Pemberian vaksin AstraZeneca akan dilanjutkan besok. Prioritas pemerintah tetap melakukan vaksinasi sebanyak mungkin dalam waktu sesingkat mungkin," kata Perdana Menteri Italia Mario Draghi dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari AFP, Jumat (19/3) ini.

Sementara itu Spanyol mengatakan akan melanjutkan penggunaan vaksin AstraZeneca Covid-19 mulai minggu depan.


Itu mereka lakukan setelah regulator obat Uni Eropa menyatakan vaksin tersebut aman untuk digunakan.

Italia, Jerman dan Spanyol sebelumnya memang menangguhkan penggunaan vaksin AstraZeneca. Itu dilakukan demi menyikapi kasus pembekuan darah yang terjadi akibat penggunaan vaksin itu.

Regulator obat Uni Eropa (EMA) pada Kamis (18/3) mengatakan vaksin AstraZeneca aman dan efektif. Mereka juga memastikan vaksin itu tidak terkait dengan peningkatan risiko pembekuan darah pada beberapa penerimanya.

Pernyataan itu mereka berikan setelah selusin negara memutuskan untuk menghentikan penggunaan vaksin AstraZeneca karena dinilai telah memicu pembekuan darah pada penerimanya.

"Komite telah sampai pada kesimpulan ilmiah yang jelas; vaksin AstraZeneca aman dan efektif. Manfaatnya dalam melindungi orang dari covid-19 lebih besar ketimbang risiko kematian dan rawat inap yang mungkin ditimbulkannya, " kata Kepala EMA Emer Cooke.

Cooke menambahkan untuk membuktikan keamanan itu, ia akan disuntik vaksin AstraZeneca besok.

Meski aman, namun EMA mengatakan tak tidak bisa mengesampingkan secara pasti hubungan antara gangguan pembekuan darah yang terjadi dalam penggunaan vaksin itu. Pasalnya, itu sangat langka terjadi.

Karena itulah, mereka akan memperbarui informasi produk vaksin itu. 

(afp/agt)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK