Manusia Tertua Dunia Batal Pawai Obor Olimpiade Hindari Covid

CNN Indonesia | Kamis, 06/05/2021 10:28 WIB
Manusia tertua di dunia asal Jepang, Kane Tanaka, batal ikut dalam pawai obor Olimpiade Tokyo 2021 karena khawatir terinfeksi virus corona. Ilustrasi manusia tertua di dunia asal Jepang, Kane Tanaka. ( (JIJI PRESS / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Perempuan Jepang yang bergelar manusia tertua di dunia, Kane Tanaka, batal disertakan dalam pawai obor Olimpiade Tokyo 2021, karena dikhawatirkan terinfeksi virus corona (Covid-19).

"Kami menerima surat elektronik dari pihak keluarga yang menyatakan beliau ingin mundur dari kegiatan itu, karena pihak keluarga khawatir dengan penyebaran virus corona di panti jompo," kata panitia Olimpiade Tokyo 2021, seperti dilansir Reuters, Kamis (6/5).

Tanaka saat ini memegang rekor manusia tertua di dunia berdasarkan Guinness World Record dengan usia 118 tahun. Dia seharusnya mengikuti pawai obor Olimpiade di Fukuoka pada 11 Mei mendatang.


Akan tetapi, tercatat sudah ada delapan orang yang terlibat dalam kegiatan yang digelar sejak Maret lalu dinyatakan positif terinfeksi virus corona.

Sejumlah pesohor yang dijadwalkan turut dalam kegiatan itu juga memutuskan mengundurkan diri dengan alasan keselamatan di tengah pandemi.

Pemerintah Jepang berencana memperpanjang masa tanggap darurat akibat pandemi virus corona (Covid-19) di Tokyo dan sejumlah wilayah lain yang bakal berakhir pada 11 Mei mendatang. Keputusan memperpanjang masa darurat corona dinilai bakal meningkatkan keraguan apakah Olimpiade bakal berjalan sesuai rencana.

(ayp/ayp/ayp)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK