Norwegia Setop Penggunaan Vaksin Covid-19 AstraZeneca

CNN Indonesia | Rabu, 12/05/2021 18:46 WIB
Norwegia memutuskan tidak melanjutkan penggunaan vaksin covid-19 buatan perusahaan asal Inggris, AstraZeneca mulai Rabu, (12/5). Norwegia memutuskan tidak melanjutkan penggunaan vaksin covid-19 buatan perusahaan asal Inggris, AstraZeneca mulai Rabu, (12/5).(REUTERS/DADO RUVIC).
Jakarta, CNN Indonesia --

Norwegia memutuskan tidak melanjutkan penggunaan vaksin covid-19 buatan perusahaan asal Inggris, AstraZeneca mulai Rabu (12/5).

Mengutip Reuters, keputusan itu diambil karena risiko efek samping yang jarang tapi berbahaya yang ditemukan pada penerima vaksin AstraZeneca.

Keputusan ini diumumkan langsung oleh Perdana Menteri Norwegia Erna Solberg, setelah panel yang ditunjuk pemerintah merekomendasikan Norwegia membatalkan penggunaan vaksin tersebut.


Panel tersebut juga merekomendasikan Norwegia membatalkan vaksin covid-19 dari perusahaan asal Amerika Serikat, Johnson & Johnson.

Keputusan yang diambil Norwegia ini menyusul langkah yang dilakukan sejumlah negara Eropa lainnya yang sudah lebih dulu menangguhkan penggunakan vaksin AstraZeneca, khususnya untuk warga non-lansia.

Beberapa diantaranya termasuk Denmark, Jerman, Belanda, Kanada, dan Swedia. Penangguhan tersebut dilakukan karena beberapa negara khawatir akan peningkatan laporan efek samping penggumpalan darah pada penerima vaksin berusia muda.

Sementara itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan tidak ada alasan untuk menghentikan penggunaan vaksin AstraZeneca sampai saat ini.

WHO menyatakan tidak ada hubungan sebab akibat antara pemberian vaksin dan pembekuan darah dari hasil pemeriksaan data keamanan yang dilakukan oleh komite penasihat vaksin.

"AstraZeneca adalah vaksin yang sangat baik, seperti juga vaksin lain yang sedang digunakan," kata juru bicara WHO Margaret Harris, Jumat (12/3).

(fey/age)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK