Tiga Warga Palestina Tewas Akibat Serangan di Tepi Barat

CNN Indonesia | Kamis, 13/05/2021 08:13 WIB
Tiga orang pria Palestina tewas di Tepi Barat dalam bentrokan dengan pasukan Israel pada Rabu (12/5). Tiga orang pria Palestina tewas di Tepi Barat dalam bentrokan dengan pasukan Israel pada Rabu (12/5). Ilustrasi. (AP/Mohammed Ali).
Jakarta, CNN Indonesia --

Seorang pria Palestina tewas dalam konfrontasi dengan tentara Israel yang terjadi di Tepi Barat utara, dekat Kota Nablus. Hal tersebut dikonfirmasi Kementerian Kesehatan Palestina pada Kamis (13/5) ketika kekerasan meningkat di kawasan itu.

Pasukan Pertahanan Israel mengatakan seorang penyerang bersenjatakan pistol dan pisau keluar dari kendaraannya dan menembak ke arah pasukan di Nabl pada Rabu (12/5).

"Tentara membalas dengan tembakan dan melumpuhkan penyerang. Dua dari tentara dievakuasi ke rumah sakit untuk perawatan medis," kata perwakilan Pertahanan Israel dalam keterangan resmi seperti dilansir AFP, dikutip Kamis (13/5).


Kematian itu membuat jumlah yang tewas dalam bentrokan antara Palestina dan pasukan Israel di Tepi Barat menjadi tiga orang pada Rabu (12/5).

Bentrokan tersebut terjadi di tengah serangan terberat antara Israel dan Palestina dalam tujuh tahun terakhir. Serangan keduanya telah menewaskan sedikitnya 65 warga Palestina, termasuk 16 anak-anak dan tujuh di Israel sejak Senin (10/5).

Korban meninggal dunia tersebut telah diidentifikasi sumber-sumber lokal. Mereka ialah Mohammed al-Najjar (35) serta Rachid Abouara (16)yang tewas akibat tembakan di kepala dan dada ketika berada di Desa Aqaba, utara Nablus.

Kementerian Kesehatan Palestina juga mengungkapkan korban jiwa lainnya adalah Hussein Al-Titi akibat tembakan Israel di kamp pengungsi Fawwar dekat Hebron.

Tentara Israel mengatakan insiden itu terjadi karena melihat salah satu perusuh berdiri di atap dengan maksud melemparkan blok ke arah pasukan. Namun, mereka tidak mengomentari mengenai kematian warga lainnya.

(els/bir)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK