Malaysia Putar Balik 4.800 Kendaraan Pemudik Jelang Iduladha

CNN Indonesia | Senin, 19/07/2021 19:36 WIB
Aparat Malaysia memutar balik ribuan kendaraan warga yang diduga hendak mudik menjelang Iduladha meski Negeri Jiran masih menerapkan lockdown nasional. Ilustrasi. (AFP/Mohd Rasfan)
Jakarta, CNN Indonesia --

Aparat Malaysia dilaporkan memutar balik ribuan kendaraan warga yang diduga hendak mudik menjelang Iduladha meski Negeri Jiran masih menerapkan lockdown nasional.

Wakil Perdana Menteri Malaysia, Ismail Sabri Yaakob, mengatakan bahwa aparat memutar balik paling banyak kendaraan pada Jumat lalu, menjelang akhir pekan sebelum Iduladha.

"Sejak penerapan Rencana Pemulihan Nasional, jumlah kendaraan diputar balik paling tinggi terjadi pada 16 Juli, yaitu mencapai 4.839," ujar Ismail, sebagaimana dikutip Malay Mail, Minggu (18/7).


Ismail kemudian mengatakan bahwa secara keseluruhan, kepolisian Malaysia (PDRM) memeriksa 381.952 kendaraan di hari yang sama.

Ia menegaskan bahwa Malaysia harus belajar dari libur Lebaran lalu, di mana kasus Covid-19 meningkat beberapa pekan setelahnya akibat pergerakan warga.

"Pemerintah mengimbau publik untuk tidak mencuri kesempatan untuk pulang kampung. Kami berharap mereka tetap di rumah agar tidak tertular atau menularkan [Covid-19] kepada orang lain," ucap Ismail.

Ismail menyatakan bahwa pemerintah Malaysia pun bakal memperketat pengawasan aturan lockdown dengan menambah personel kepolisian dan keamanan di berbagai ruas jalan menjelang Idualadha.

Mirip dengan Indonesia, dalam aturan locdkown nasional Malaysia, perjalanan lintas batas yang tak esensial memang tidak diizinkan.

Setelah penerapan lockdown pada 1 Juni lalu, kasus Covid-19 di Malaysia memang sempat turun. Namun belakangan, kembali terjadi lonjakan infeksi corona di Malaysia dalam beberapa waktu belakangan.

Pada Sabtu (17/7) lalu, Malaysia bahkan mencatat rekor kasus kematian harian akibat Covid-19 dengan 138 orang meninggal dunia.

[Gambas:Video CNN]

Direktur Jenderal Kesehatan Malaysia, Noor Hisham Abdullah, mengatakan bahwa dari total korban meninggal dunia, 128 orang merupakan warga negara lokal dan 10 lainnya adalah WNA.

"Dari jumlah itu, 46 kematian dilaporkan di Selangor; Negeri Sembilan (20); 16 masing-masing di Kuala Lumpur dan Johor; Pahang (12); Melaka (11); Kedah (tujuh); Perak (empat); Penang (tiga); Terengganu (dua) dan satu di Sabah," ujarnya, seperti dikutip Bernama.

Sementara itu, Malaysia mencatat 12.528 kasus Covid-19 baru dalam 24 jam hingga Sabtu. Dari keseluruhan data tersebut, 12.509 di antaranya merupakan transmisi lokal dan 19 lainnya adalah kasus impor.

(has)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK