Korut Lockdown, Kemlu Pulangkan Dubes dan Staf KBRI

has, CNN Indonesia | Sabtu, 24/07/2021 13:41 WIB
Kemlu memulangkan Duta Besar RI di Pyongyang, Berlian Napitupulu, beserta para staf KBRI dan keluarga pada Jumat (23/7) karena lockdown di negara tersebut. Kemlu memulangkan Duta Besar RI di Pyongyang, Berlian Napitupulu, beserta para staf KBRI dan keluarga pada Jumat (23/7) karena lockdown di negara tersebut. (Dok. KBRI Pyongyang)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Luar Negeri memulangkan Duta Besar RI di Pyongyang, Berlian Napitupulu, beserta para staf KBRI dan keluarga pada Jumat (23/7) karena penerapan lockdown di Korea Utara.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri RI, Teuku Faizasyah, mengatakan bahwa total 15 orang, termasuk staf KBRI dan keluarga, saat ini sudah tiba di China.

"Benar. Mereka meninggalkan Korut kemarin dan sedang menjalani karantina di RRT," ujar Faizasyah kepada CNNIndonesia.com, Sabtu (24/7).


Faizasyah mengatakan bahwa dubes dan para staf tersebut akan kembali ke Indonesia setelah menjalani masa karantina selama 14 hari di China.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah Korut memang sudah mempersilakan perwakilan asing di Pyongyang untuk memulangkan atau memindahkan staf diplomatik sementara waktu.

"Imbauan ini diberikan mengingat pemerintah Korea Utara telah melakukan lockdown dengan menutup akses lalu lintas orang dan barang. Kebijakan ini diberlakukan oleh Pemerintah Korea Utara sejak awal pandemi hingga batas waktu yang belum ditentukan," tutur Faizasyah.

Sejak Korut mengeluarkan imbauan ini, hampir semua staf diplomatik asing sudah melakukan langkah penyesuaian.

[Gambas:Video CNN]

Indonesia pun mengikuti jejak misi diplomatik negara lain setelah koordinasi secara detail dengan pemerintah Korut. Meski demikian, Faizasyah memastikan bahwa pelaksanaan misi diplomatik dengan Korut akan tetap berjalan.

"Pelaksanaan misi diplomatik dilakukan dari Jakarta sampai situasi memungkinkan bagi misi diplomatik kembali ke Pyongyang," katanya.

Hingga saat ini, Korut sendiri belum melaporkan satu pun kasus Covid-19. Namun, kondisi di Korut sangat terpengaruh dengan kebijakan penutupan wilayah demi menghindari penularan Covid-19.

Penutupan wilayah ini memperparah situasi ekonomi Korut yang juga sempat dihantam sejumlah bencana alam dalam setahun belakangan. Akibatnya, kini Korut dilanda krisis pangan.

(has)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK