Israel Beri Serangan Udara Usai Palestina Kirim Balon Peledak

eks, CNN Indonesia | Senin, 26/07/2021 05:08 WIB
Israel menyerang Gaza dengan serangan udara sebagai reaksi atas kiriman balon peledak dari kelompok Hamas Palestina yang membakar wilayah pertanian negara itu. Ilustrasi. Israel menyerang Gaza dengan serangan udara sebagai reaksi atas kiriman balon peledak dari kelompok Hamas Palestina yang membakar wilayah pertanian negara itu.(AP Photo/Khalil Hamra)
Jakarta, CNN Indonesia --

Israel menyerang Gaza dengan serangan udara pada hari Minggu usai diserang dengan balon peledak diterbangkan dari daerah kantong Palestina.

Balon yang diisi dengan gas yang rentan meledak dan terbakar itu menyebabkan kebakaran di Israel tanpa ada laporan cedera di kedua belah pihak.

Menurut sumber keamanan Palestina kepada AFP, serangan Israel menargetkan area terbuka di Gaza utara dan tempat pelatihan militan milik penguasa Hamas di selatan Khan Yunis.


Pada Selasa lalu, lebih dari 68 kebakaran terjadi akibat balon-balon yang diisi dengan bahan yang rentan meledak dan terbakar di sepanjang jalur Gaza. Balon-balon ini telah mengakibatkan kebakaran lahan seluas 200 hektar, seperti melansir Jerusalem Post



Serangan balon peledak ini dilakukan setelah Israel memotong setengah zona penangkapan ikan Palestina di wilayah pantai yang diblokade. Sebuah respons yang dilakukan sebagai tanggapan akibat serangan proyektil oleh kelompok-kelompok bersenjata di Gaza.

Tentara Israel tidak segera berkomentar mengenai serangan itu.

Tetapi bagian militer Israel yang bertanggung jawab untuk urusan sipil Palestina (COGAT) mengatakan zona penangkapan ikan mereka telah dikurangi dari 12 mil laut menjadi hanya enam mil.

"Keputusan (serangan udara) dibuat menyusul (tindakan Palestina) yang terus menerus mengirimkan balon peledak dari Jalur Gaza ke Israel, yang merupakan pelanggaran kedaulatan Israel," katanya dalam sebuah pernyataan.

Hamas "bertanggung jawab atas semua kegiatan di Jalur Gaza dan semua tindakan yang berasal dari Jalur Gaza yang ditujukan kepada negara Israel", kata COGAT.

"Oleh karena itu akan menanggung konsekuensi atas kekerasan yang dilakukan terhadap warga negara Israel."

Pada Minggu pagi, petugas pemadam kebakaran Israel mengatakan mereka telah memadamkan api di tiga titik di wilayah Eshkol dekat perbatasan dan menyalahkan "balon pembakar" sebagai penyebabnya.

Balon pembakar ini adalah alat sederhana yang dimaksudkan untuk membakar lahan pertanian di sekitar kantong Palestina yang diblokade Israel.

Pada 12 Juli, Israel mengumumkan akan memperluas kembali zona penangkapan ikan di Gaza dan mengizinkan impor tambahan ke wilayah Palestina. Tapi, Israel memperingatkan keringanan itu dapat dibatalkan akibat kerusuhan baru-baru ini.

Konflik 11 hari di bulan Mei membuat Israel meluncurkan ratusan serangan udara di Gaza, dan Hamas menembakkan ribuan roket ke Israel.

Sebelum konflik Mei, zona penangkapan ikan Gaza adalah 15 mil laut, tetapi Israel menguranginya selama perang.

Kerusuhan sporadis muncul di sana-sini sejak gencatan senjata mengakhiri konflik. Hamas kerap menerbangkan balon pembakar dari Gaza dan serangan udara pembalasan Israel menargetkan fasilitas milik Hamas. Tidak ada korban yang dilaporkan.

(eks)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK