JK soal Taliban Kuasai Afghanistan: Tak Akan Brutal Lagi

CNN Indonesia
Senin, 23 Aug 2021 10:42 WIB
Mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, kembali menegaskan keyakinannya bahwa kepemimpinan Taliban di Afghanistan kali ini akan lebih terbuka. JK (kiri) saat bertemu salah satu pimpinan Taliban. (Dok. Istimewa)
Jakarta, CNN Indonesia --

Mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, kembali menegaskan keyakinannya bahwa kepemimpinan Taliban di Afghanistan kali ini akan lebih terbuka dibandingkan dengan 25 tahun yang lalu.

Menurut pria yang kerap disapa JK itu, para pemimpin Taliban saat ini menyadari bahwa mereka membutuhkan pengakuan internasional untuk bisa memerintah di Afghanistan.

Sementara itu, untuk mendapatkan pengakuan internasional, Taliban tidak bisa memerintah dengan cara terlalu konservatif atau tertutup, dan brutal.


"Kita mendoakan saja lah jangan terlalu pesimistis. Kita optimistis saja dengan catatan lihat ke depan nanti dan mendoakan agar apa yang mereka cita-citakan dalam membentuk pemerintahan terbuka, inklusif, dan melindungi hak perempuan, itu terjadi," kata JK saat diwawancarai CNN Indonesia TV pada Minggu (22/8).

"Jika lihat 25 tahun lalu, Taliban sangat brutal tentu itu menjadi trauma bagi masyarakat Afghanistan. Tapi Saya yakin tidak akan kembali seperti itu karena dari pengalaman itu, mereka sadar tidak bisa memerintah dengan cara seperti itu," ucap JK menambahkan.

JK mengatakan berdasarkan informasi yang ia dapat dan pemberitaan di media, situasi di Ibu Kota Kabul hari ini pun sudah mulai kembali normal. Menurutnya, itu menjadi salah satu harapan baik setelah Taliban menduduki Kabul dan Istana Kepresidenan pada Minggu (15/8) lalu.

JK juga mengamati bahwa Taliban dan perwakilan pemerintah Afghanistan yang digulingkan sampai saat ini masih terus berdialog dengan damai terkait pembentukan pemerintahan baru di negara Asia Selatan itu.

"Hari ini di Kabul situasi ekonomi sudah berjalan dengan lancar. Jadi sebenarnya ada harapan. Memang ada kekhawatiran bahwa ini akan menyebabkan masalah baru, konflik baru, tapi kita mendoakan saja agar mereka dapat menyelesaikan masalah dengan damai," papar JK.

Menurut JK salah satu tugas terpenting pimpinan Taliban saat ini adalah mendisiplinkan seluruh anggota dan pasukannya agar bersikap sesuai janji mereka agar lebih terbuka dan tidak menggunakan kekerasan terhadap masyarakat.

Selama ini, JK memang dikenal aktif dalam upaya damai Afghanistan. Saat masih menjabat sebagai Wapres RI periode 2014-2019, JK pernah beberapa kali terlibat langsung dalam perundingan damai Afghanistan.

Ia pun kerap berbicara langsung dengan Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani, serta para petinggi Taliban dalam beberapa kali kesempatan.

JK bahkan menuturkan bahwa perwakilan pemerintah Afghanistan dan Pemimpin Politik Taliban pernah bergantian diundang makan bersama di kediaman dinas Wapres RI di Jakarta Pusat.

(rds/bac)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER