Prabowo Sebut Australia Kirim 15 Kendaraan Lapis Baja ke RI

CNN Indonesia | Kamis, 09/09/2021 16:01 WIB
Menhan RI, Prabowo Subianto, mengatakan bahwa Australia sudah mengirim bantuan berupa 15 kendaraan lapis baja ke Indonesia sebagai bentuk kerja sama pertahanan. Menhan Prabowo dan Menhan Australia teken 3 Mou untuk meningkatkan kerja sama pertahanan kedua negara. (Foto: Dok. Kementerian Luar Negeri RI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto, mengatakan bahwa Australia sudah mengirim bantuan berupa 15 kendaraan lapis baja ke Indonesia sebagai bentuk kerja sama dalam bidang pertahanan.

"Australia telah menyumbangkan 15 kendaraan lapis baja, dan kami juga berdiskusi mengenai pengadaan lebih banyak kendaraan dalam waktu dekat," kata Prabowo dalam konferensi pers virtual setelah bertemu dengan Menhan Australia, Peter Dutton, di Jakarta, Kamis (9/9).

Dalam pertemuannya dengan Dutton, Prabowo juga membahas kemungkinan kerja sama pelatihan angkatan bersenjata kedua negara.


"Saya pikir ini sejarah pertama, dan kami juga menghargai tawaran Australia yang memberi kami kesempatan untuk mengirim kadet kami ke akademi militer Australia," katanya.

Prabowo mengatakan, ini merupakan kali pertama Indonesia akan mengirim putra-putri bangsa supaya dididik dan dilatih di akademi militer Australia.

"Jadi, ini adalah momen yang sangat bersejarah," tuturnya.

Indonesia, kata Prabowo, sepakat meningkatkan lebih banyak pelatihan bersama dalam waktu dekat. Ia mengaku telah menjelaskan soal program pertahanannya yang berguna untuk meningkatkan dan memperkuat pertahanan Indonesia di tahun-tahun mendatang.

[Gambas:Video CNN]

Selain itu, Prabowo juga menyampaikan terima kasih atas bantuan alat medis dari Australia, dan respons cepat mereka saat operasi penyelamatan kapal selam KRI Nanggala 402, Mei lalu.

Dalam pertemuan itu, Indonesia dan Australia menandatangani sejumlah nota kesepahaman (MoU) di bidang pertahanan, yaitu Countering Terrorism, Cooperation and Emerging Cyber Technology, dan Arrangement on Defense Cooperation.

Menurut Prabowo, kesepakatan itu akan menjadi payung hukum yang sangat penting bagi kerjasama pertahanan yang komprehensif di kemudian hari.

(isa/has/has)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK