Islandia Hampir Cetak Sejarah Mayoritas Perempuan di Parlemen

CNN Indonesia | Senin, 27/09/2021 04:18 WIB
Islandia hampir mencetak sejarah sebagai negara pertama di Eropa dengan mayoritas perempuan di parlemen, namun gagal setelah perhitungan ulang dilakukan. Ilustrasi perempuan di Eropa. Islandia saat ini sejajar dengan Swedia dan Finlandia yang kursi parlemennya lebih 46 persen diduduki perempuan. (AFP/JONATHAN NACKSTRAND)
Jakarta, CNN Indonesia --

Islandia mulanya diyakini akan menjadi negara pertama di Eropa dengan mayoritas perempuan di parlemen. Namun, catatan sejarah itu gagal terjadi sebab setelah perhitungan ulang ternyata anggota parlemen pria di sana masih lebih banyak.

Seperti dilansir AFP, dari 63 kursi di parlemen, setelah hitung ulang sebanyak 30 yang dimenangkan perempuan atau 47,6 persen. Padahal sebelumnya saat memulai hari Minggu (26/9), perolehan perhitungan suara mulanya adalah 33 kursi didapatkan perempuan atau 52 persen.


Mengutip dari Reuters, saat berita ini ditulis, Komisi Pemilu Nasional Islandia masih belum memublikasikan hasil terbaru dari pemilihan tersebut di situs resminya, dan belum ada pula pejabatnya yang memberikan pernyataan resmi.

Islandia--negara Eropa yang berada di pulau Atlantik Utara--memiliki populasi penduduk 371.000 orang, dan mendapat peringkat sebagai negara paling setara gender berdasarkan laporan Forum Ekonomi Dunia (WEF) yang dirilis Maret lalu.

Sebagai informasi, di dunia saat ini hanya tiga negara yang parlemennya mayoritas diisi perempuan: Rwanda, Kuba, dan Nikaragua. Sementara itu yang membagi sama rata--50:50--adalah Meksiko dan Uni Emirat Arab.

Dengan perolehan terbaru posisi kursi parlemen di Islandia, maka negara itu kini setara Swedia dan Finlandia yang memiliki 47 persen dan 46 persen perempuan di parlemen.

(AFP, Reuters/kid)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK