Taliban Hancurkan Patung Pemimpin Hazara, Diganti Replika Al-Quran

CNN Indonesia
Kamis, 11 Nov 2021 21:00 WIB
Taliban menghancurkan patung pemimpin Hazara yang ditetapkan menjadi martir nasional Afghanistan, Abdul Ali Mazari, dan menggantinya dengan replika Al-Quran. Ilustrasi. (AFP/Hoshang Hashimi)
Jakarta, CNN Indonesia --

Taliban menghancurkan patung pemimpin Hazara yang ditetapkan menjadi martir nasional Afghanistan, Abdul Ali Mazari, dan menggantinya dengan replika Al-Quran.

Abdul Danishyar, seorang aktivis di lokasi patung itu berdiri di Bamiyan, mengatakan bahwa Taliban menghancurkan patung Mazari menggunakan granat pada Agustus lalu. Mereka kemudian menggantinya dengan replika kitab.

"Kemarin, mereka mengganti semua patung dengan replika Al-quran," katanya, seperti dikutip AFP, Kamis (11/11).


Danisyhar lalu berkata, "Mereka mencoba menghapus sejarah dari Bamiyan. Orang-orang akan bereaksi keras atas kejadian ini."

Mazari merupakan pemimpin kelompok anti-Taliban. Ia tewas di tahanan Taliban pada 1995 silam.

Mereka menembaknya saat Mazari mencoba merebut senjata salah satu pengawal Taliban ketika ia akan dipindahkan menggunakan helikopter.

Pada 2016, Presiden Ashraf Ghani memberikan gelar pahlawan bagi Mazari dan mendirikan patungnya di Alun-Alun Bamiyan.

Di lokasi yang sama, Taliban menghancurkan patung Budha pada 2001 lalu.Alun-alun itu kini berganti nama menjadi Jalan Militer, kata Danishyar.

Merujuk pada interpretasi Taliban terkait syariat Islam, mereka melarang bentuk manusia dalam lukisan, patung, atau foto yang dicetak.

Kini, banyak papan iklan dan poster yang berkaitan dengan manusia dihapus tak lama usai Taliban berkuasa.

[Gambas:Video CNN]

Anggota Dewan Provinsi Bamiyan, Abdul Ali Shafaq, mengatakan akan berbicara dengan pejabat Taliban untuk mendesak agar kelompok itu membatalkan keputusan mengganti patung dengan replika Al-Quran.

"Ini isu yang sangat sensitif. Itu mungkin bisa memicu reaksi," katanya.

Orang-orang di Mabiyan mencintai Mazari, katanya. Menurut Shafaq, warga membuat patung baru untuk mengganti patung yang dihancurkan.

Komunitas Syiah di Hazara sejak lama mengalami persekusi kelompok ekstremis Sunni, seperti ISIS.

(isa/has)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER