Gempa M7,5 di Peru: Bangunan Hancur, Tak Ada Korban Jiwa

CNN Indonesia
Senin, 29 Nov 2021 01:53 WIB
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,5 mengguncang Peru utara pada Minggu (28/11) pagi waktu setempat. Tak ada korban jiwa, hanya luka, dan puluhan rumah hancur. Ilustrasi gempa. (Istockphoto/ Enot-poloskun)}
Jakarta, CNN Indonesia --

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,5 mengguncang Peru utara pada Minggu (28/11) pagi waktu setempat, tak ada potensi tsunami dalam gempa itu.

Episentrum gempa itu berada sekitar 98 kilometer di timur kota kecil Santa Maria de Nieva yang berada di wilayah amazon.

Getaran gempa itu terasa hingga ibu kota Peru, Lima. Bukan hanya di Peru, getaran gempa pun dirasakan di negara tetangga, Ekuador.


Pusat seismologi Institut Geofisika Peru (IGP) mencatat hiposentrum gempa itu berada pada kedalaman 131 kilometer sehingga diyakini mengurangi sifat destruktif guncangan. 

Meskipun demikian, AFP melansir guncangan gempa itu menghancurkan sejumlah bangunan, termasuk sebuah menara gereja. Sementara itu, Reuters memberitakan setidaknya 75 rumah hancur.

Sejauh ini tak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun setidaknya ada 10 orang terluka.

Wali Kota Santa Maria de Nieva, Hector Requojo, kepada RPP radio mengatakan guncangannya cukup terasa sekali. Warga keluar dari bangunan mereka demi keselamatan diri saat guncangan terjadi. Rumah Requojo yang terbuat dari semi kayu dan tembok pun menjadi korban karena hancur.

Menara gereja peninggalan era kolonial setinggi 14 meter di distrik La Jaica, yang juga masih di wilayah Amazon, ambruk akibat guncangan gempa.

Presiden Peru, Pedro Castillo, pun segera memerintahkan jajarannya untuk melakukan langkah-langkah terpadu membantu korban gempa di wilayah Amazon itu.

"Solidaritas saya semuanya bersama orang-orang Amazon yang menghadapi gempa bumi kuat," ujar Castillo via akun Twitternya. "Kalian tidak sendiri kawan," imbuhnya.

Sebagai informasi, Peru memang tak aneh dengan guncangan gempa. Saban tahunnya, wilayah yang masuk Ring of Fire Pacific ini diguncang gempa hingga 400 kali.

Seperti dilansir Reuters, pipa minyak sepanjang 1.100 kilometer milik perusahaan negara Petroperu di kawasan itu pun terpantau tak mengalami kerusakan berarti pascagempa.

Secara keseluruhan Institut Nasional Pertahanan Sipil (Indeci) mengeluarkan pernyataan bahwa 220 rumah terdampak, 81 di antaranya ditinggalkan penghuninya mengungsi dan 75 lain hancur. Tujuh rumah ibadah dan dua pusat perbelanjaan menjadi beberapa di antara fasilitas yang rusak.

(Reuters, AFP/kid)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER