Kanada Ikut Boikot Diplomatik Olimpiade Beijing

AFP | CNN Indonesia
Kamis, 09 Des 2021 02:00 WIB
Setelah beberapa negara putuskan boikot secara diplomatis Olimpiade di Beijing. Setelah beberapa negara putuskan boikot secara diplomatis Olimpiade di Beijing. (Foto: (Sean Kilpatrick/The Canadian Press via AP))
Jakarta, CNN Indonesia --

Kanada jadi negara berikutnya yang umumkan boikot secara diplomatik pesta olahraga Olimpiade Beijing, China.

Dalam sebuah keterangan pers, Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau menyebut Kanada jadi negara yang menyorot pelanggaran hak asasi manusia.

"Seperti banyak mitra (kami) di seluruh dunia, kami sangat prihatin dengan pelanggaran hak asasi manusia yang berulang kali dilakukan oleh pemerintah China," ujar Trudeau, Rabu (8/12).


Dengan keputusan tersebut, Kanada tak akan mengirim perwakilan diplomatik ke gelaran Olimpiade dan Paralimpiade di Beijing tahun 2022 mendatang.

"Kami mengumumkan hari ini bahwa kami tidak akan mengirim perwakilan diplomatik ke Olimpiade dan Paralimpiade Beijing musim dingin ini." lanjut Trudeau.

Namun, Trudeau memastikan atlet Kanada akan tetap berlaga di ajang olahraga global terbesar ini.

Langkah Kanada diambil sehari setelah Amerika Serikat mengambil keputusan serupa. AS menyoroti "genosida" China terhadap minoritas Uyghur di wilayah Xinjiang dan pelanggaran hak asasi manusia lainnya.

Menyusul AS, Australia dan Inggris pun telah menyatakan boikot diplomatik Olimpiade Beijing.

Pemboikotan ini menuai kecaman dari China. Beijing menilai perilaku AS tadi merupakan bentuk prasangka ideologis.

"AS akan menanggung akibatnya. Tunggu saja," ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian, sebagaimana dikutip AFP, Selasa (7/12).

(AFP/fjr)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER