Pasangan Australia Carter Jet Pribadi Rp463 Juta Boyong Anjing Bali

CNN Indonesia
Selasa, 14 Des 2021 01:51 WIB
Pasangan asal Australia menyewa jet seharga AUS$45.000 atau setara Rp463 juta untuk menerbangkan anjing peliharaan dari Selandia Baru ke negara mereka. Foto ilustrasi. Anjing di jalanan Ubud, Bali. (Anadolu Agency/Mahendra Moonstar)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pasangan asal Australia menyewa jet seharga AUS$45.000 atau setara Rp463 juta untuk menerbangkan anjing peliharaan dari Selandia Baru ke negara mereka.

Munchkin, anjing yang diadopsi dari jalanan di Bali kini terjebak di Selandia Baru karena tak bisa pulang ke rumah pemiliknya yang ada di Sunshine Coast, Queensland.

Munchkin tak bisa pergi ke Australia karena pembatasan wilayah di masa pandemi Covid-19 yang juga mengganggu penerbangan, dikutip dari AFP. Akibat pembatasan ini, hanya ada sedikit pesawat dari wilayah selatan Selandia Baru ke bandara di dekat Sunshine Coast.

Pemilik Munchkin, Tash Corbin dan tunangannya, David Daynes memutuskan menyewa pesawat jet untuk menerbangkan Daynes dan Munchkin ke Australia. Corbin telah lebih dulu berada di Australia karena harus melakukan operasi, dikutip dari ABC News.

Sementara itu, Daynes dan Munchkin masih menunggu persetujuan dari Australia untuk membawa anjing ini masuk ke negara itu.

"Uang bukanlah yang terpenting, ini tentang siapa yang bisa membawa mereka pulang sebelum natal," kata Corbin.

"Natal merupakan acara penting bagi kami. Saya hanya ingin kami bersama," tambahnya.

Rencananya, pasangan ini akan menawarkan masyarakat lain yang ingin ikut dalam pesawat jet itu untuk mengurangi biaya.

"Saya telah dibanjiri dengan orang-orang yang berbagi cerita tentang bagaimana mereka terjebak dan penerbangan mereka dibatalkan berulang kali. Mereka merasa putus asa untuk kembali bersama keluarga mereka pada Nata," tutur Corbin.

Munchkin harus melewati perjalanan panjang sebelum bisa dibawa ke Australia. Munchkin sempat berdiam di Singapura selama tiga tahun karena ia tak lolos tes kesehatan peliharaan sebelum masuk Australia.

Australia memiliki aturan yang ketat terkait adopsi anjing dari luar negeri.

Setelahnya, Dayne dan Corbin harus pindah ke Selandia Baru pada 2019, karena kala itu Selandia Baru memberikan izin menetap sementara pada Munchkin. Izin ini berlaku sampai Australia memutuskan memberikan izin tinggal untuk Munchkin.

"Dia (Munchkin) keluarga kami sekarang dan saya tidak akan mengubahnya. Saya sangat menyayanginya dan dia benar-benar anjing kecil yang menakjubkan," ucap Corbin.

Pertemuan Dayne dan Corbin dimulai ketika kedua orang ini sempat tinggal di Bali. Kala mereka ingin membawa Munchkin ke Australia, mereka diberitahu kalau prosesnya hanya berlangsung dari enam hingga delapan minggu, dengan biaya AUS$10.000 (Rp102 juta).

Namun, mereka baru bisa membawa Munchkin setelah hampir enam tahun.

"Saya berhenti menghitung berapa biayanya (membawa Munchkin) ketika kami mencapai AUS$40.000 (Rp410 juta) dan itu terjadi sekitar tiga tahun yang lalu," cerita Corbin.



(pwn/bac)


[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER