Gudang Amazon Ambruk karena Tornado, 6 Orang Dilaporkan Tewas

Tim | CNN Indonesia
Minggu, 12 Des 2021 07:20 WIB
Sedikitnya enam orang tewas saat tornado menghantam Gudang Amazon di Illinois, Amerika Serikat. Ilustrasi. Gudang Amazon runtuh akibat tornado yang menghantam Amerika Serikat sejak Jumat (10/12). (Johannes EISELE / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sedikitnya enam orang tewas saat tornado menghantam Gudang Amazon di Illinois, Amerika Serikat.

Dengan penambahan ini, total korban tewas akibat tornado yang menghantam beberapa negara bagian Amerika Serikat sejak Jumat (10/12) malam waktu setempat menjadi lebih dari 80 orang.

"Kami mengidentifikasi 45 pegawai [Amazon] yang berhasil keluar dari gedung dengan selamat," ujar Kepala Pemadam Kebakaran Illinois, James Whiteford, Sabtu (11/12) waktu setempat, mengutip AFP.

Satu di antaranya dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan. Sementara enam di antaranya dilaporkan tewas.

Sebelumnya, dilaporkan sekitar 100 orang terjebak di dalam Gudang Amazon yang ambruk karena serangan tornado.

Bowling Green, Kentucky, residents look at  the damage following a tornado that struck the area on December 11, 2021. - Tornadoes ripped through five US states overnight, leaving more than 70 people dead Saturday in Kentucky and causing multiple fatalities at an Amazon warehouse in Illinois that suffered Ilustrasi. Tornado menghantam sejumlah negara bagian di Amerika Serikat sejak Jumat  (10/12). (AFP/Gunnar Word)

Sebagaimana diketahui, tornado menghantam sejumlah negara bagian di AS sejak Jumat (10/12) waktu setempat. Selain di Illinois, tornado juga menghantam Arkansas, Kentucky, Missouri, Mississippi, dan Tennessee.

Secara keseluruhan, Kentucky merupakan negara bagian yang terkena dampak tornado paling parah. Gubernur Kentucky, Andy Beshear, mengatakan bahwa tornado amat parah hingga beberapa bagian dari kota-kota 'hilang' tersapu.

"Ada separuh dari keseluruhan kota-kota di barat Kentucky hilang begitu saja. Sangat sulit dilihat," ujar Beshear kepada CNN.

Sejumlah ruas jalan di Kentucky juga dilaporkan mengalami kerusakan dan retak. Rumah-rumah dan bangunan juga ambruk.

Sementara itu, Presiden AS Joe Biden juga telah mendeklarasikan status darurat di Kentucky, AS.

"Hari ini, Presiden Joseph R Biden mendeklarasikan keadaan darurat di Kentucky dan memerintahkan bantuan federal untuk daerah tersebut serta upaya respons lokal karena kondisi darurat akibat badai, angin kencang, banjir, dan tornado mulai 10 Desember," bunyi pernyataan di situs resmi Gedung Putih.

Dijelaskan pula, dengan keputusan tersebut, Biden memerintahkan Kementerian Keamanan Dalam Negeri dan Badan Manajemen Darurat Federal (FEMA) untuk mengkoordinasikan segala upaya penanggulangan bencana.

Sebelumnya, Biden juga menyampaikan belasungkawa atas korban jiwa yang jatuh akibat rentetan tornadi.

"Saya diberi tahu mengenai tornado di kawasan tengah AS. Kehilangan orang-orang tersayang akibat badai seperti ini merupakan tragedi yang tak terbayangkan," tulis Biden dalam akun Twitter-nya.

(asr/asr)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER