Remaja di Rusia Lakukan Bom Bunuh Diri di Sekolah Ortodoks

CNN Indonesia
Rabu, 15 Des 2021 04:01 WIB
Seorang remaja di Rusia meledakkan bom rakitan di sebuah sekolah yang terhubung dengan biara Ortodoks. Remaja melakukan bom bunuh diri di sekolah Ortodoks, Rusia. (AFP/DIMITAR DILKOFF)
Jakarta, CNN Indonesia --

Seorang remaja di Rusia meledakkan bom rakitan di sebuah sekolah yang terhubung dengan biara Ortodoks.

"Hari ini, pukul 08:24, seorang lulusan berusia 18 tahun memasuki gedung sekolah Ortodoks Rusia di dekat biara Vvedensky Vladychny di kota Serpukhov dan memicu sebuah ledakan," kata Kementerian Dalam Negeri Rusia dalam sebuah pernyataan, dikutip dari TASS.

Akibat insiden ini, sebanyak 12 orang terluka, termasuk anak 15 tahun. Tak hanya itu, insiden ini menyebabkan pintu sekolah Ortodoks Rusia yang terletak di biara rusak.

Seorang sumber penegak hukum mengatakan kepada TASS bahwa pelaku meninggal karena kehabisan darah.

"Menurut informasi awal, pemuda yang meledakkan bom rakitan (tadi) meninggal. Akibat peristiwa itu, ia kehilangan banyak darah," ungkap sumber tadi.

Otoritas Rusia menyampaikan tersangka pengebom adalah remaja 18 tahun yang merupakan mantan murid di sekolah itu, dikutip dari ABC News.

Ledakan ini terjadi di biara Vladychny, Serpukhov, yang mana berjarak 105 kilometer dari Moskow.

Kabarnya, pelaku termotivasi melakukan serangan bom akibat kebencian terhadap guru dan biarawati. Kala menjadi murid, tersangka sempat di-bully, dikutip dari The Moscow Times.

Sementara itu, staf dan murid di sekolah telah dievakuasi. Komite Investigasi Rusia juga tengah membuka penyelidikan.

Jaksa Moskow juga sempat mempublikasikan video dari tempat kejadian. Dalam video itu, terlihat polisi dan mobil ambulans berada di luar biara kala hujan salju, sebagaimana dilansir The Guardian.

Beberapa tahun terakhir, Rusia mengalami kenaikan serangan yang dilakukan remaja di beberapa sekolah negara itu.

Pada September, seorang murid membunuh enam orang dan melukai belasan lainnya di universitas yang berada di Kota Perm, Rusia. Pada Mei, remaja 19 tahun melepaskan tembakan di sekolah lamanya di kota Kazan dan membunuh sembilan orang.



(pwn/bac)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER