6 Orang Tewas karena Keracunan Gas Limbah Beracun di India

CNN Indonesia
Sabtu, 08 Jan 2022 02:10 WIB
Sebanyak enam pekerja di pabrik pencelupan dan percetakan India tewas akibat menghirup beracun, Kamis (6/1). Foto ilustrasi. Polusi di India. (Sajjad HUSSAIN / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sebanyak enam pekerja di pabrik pencelupan dan percetakan India tewas akibat menghirup beracun, Kamis (6/1). Selain itu, lebih dari 20 orang dibawa ke rumah sakit.

Kemunculan gas beracun ini disebabkan oleh pembuangan limbah kimia secara ilegal.

Insiden ini terjadi kota Surat, negara bagian Gujarat, pada pukul 4 pagi waktu setempat. Beberapa pekerja ada di pabrik saat sampah kimia dibuang di dekat mereka, kata polisi dan pemadam kebakaran.


"Bahan kimia dibuang secara ilegal dari sebuah kapal tanker ke sungai dekat pabrik, yang mungkin bereaksi dengan bahan kimia lain di dalam air dan menciptakan gas beracun," kata kepala petugas pemadam kebakaran Surat Municipal Corporation, Basant Pareek, kepada Reuters, dikutip dari CNN.

"Para pekerja menghirup gas itu dan merasa sesak. Saat kami tiba di lokasi kejadian, para pekerja ditemukan pingsan di jalan kala berusaha melarikan diri," ujarnya lagi.

Pareek juga menuturkan sebanyak enam pekerja tewas dan 23 lainnya dirawat di rumah sakit. Sebanyak tujuh orang berada dalam kondisi kritis dan menggunakan ventilator.

Pejabat kepolisian Sharad Singhal mengatakan pihaknya tengah menyelidiki kasus ini, tetapi belum melakukan penangkapan.

"Ini bukan kebocoran gas yang tak disengaja. Bahan kimia sedang dibuang saat insiden itu terjadi," kata Singhal.

India pernah menjadi negara dengan bencana industri terburuk pada 1984. Kala itu, gas metil isosianat bocor dari pabrik pestisida American Union Carbide Corporation di kota Bhopal. Akibat bencana ini, lebih dari 5.000 tewas.



(pwn/bac)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER